Kamis, April 30, 2026

ULASAN

tulisan ulasan / review seni pertunjukan di Jogja dan sekitarnya

ULASANPanggung Teater

Menaiki Odong-odong dan Sebuah Upaya Mencatat Pertunjukan Jedag Jedug Method dari Karangdunyo

[Polanco S. Akri]. I: Jedag Jedug sebagai Metode Mengingat Setelah makan malam dengan nasi-sayur dan telur dadar, lantas menyeduh kopi

Read More
ULASANPanggung Teater

Perhelatan Resepsi: Kilasan dan Ulasan Sandiwara Sandilara

[Imamah Fikriyati Azizah]. Aku larut dalam cerita sampai ragu-ragu untuk mengulasnya. Sembari menulis, sembari kucari larutku di mana. Padahal, alur

Read More
ULASANPanggung Teater

KUALITAS ATAU SOLIDARITAS? Catatan atas Pertunjukan “Lungiding Turidasmara” ­– HMP Pandawa UNS

[Naufal Bahauddin Wafi]. Nafsu dan marah Amangkurat bermula dari diketahuinya Roro Hoyi telah memiliki rasa cinta kepada Adipati Anom, atau

Read More
ULASANPanggung Teater

Malam-Malam Monoplay dan Quo Vadis Kesepian

[Erhan Al Farizi]. Pada penyelenggaraan kali pertama ini, tema yang diusung adalah “Dramatika Kesendirian: Sebuah Perayaan Teater yang Kesepian”. Tema

Read More
ULASANPanggung Teater

Setelah “Pantomim dan Api Gagasan” : Percakapan Dua Penonton

[Galih Prakasiwi & Polanco S. Achri]. Galih             :   Halo, Mas Polanco, apa kabar? Kemarin, ketika acara Pantomime dan Api Gagasan,

Read More
ULASANPanggung Tari

Situs Pasar dan Beban Urban-Domestik Di Gendongan Buruh Perempuan : Membaca “Ganda” karya Valentina Ambarwati di Lawatari Yogyakarta

Melawat Tari: Tubuh Bahasa, Bahasa Tubuh [Raihan Robby]. Tubuh dalam tari, bagai sebuah ‘suku kata’. Suku kata yang memiliki ragam

Read More
ULASANPanggung Tari

Tandha’ Menatap Tayub : Membaca “Atandhang” karya Sri Cicik Handayani di Lawatari Yogyakarta

Melawat Tari: Tubuh Bahasa, Bahasa Tubuh [Raihan Robby]. Tubuh dalam tari, bagai sebuah ‘suku kata’. Suku kata yang memiliki ragam

Read More
ULASANPanggung Tari

HERMENEUTIKA GERAK : Ekstasis Waktu dalam “Sandekala” — Melika Rahmawati

“And those who were seen dancingwere thought to be insane by thosewho could not hear the music.” – Friedrich Nietzsche

Read More