Curriculum Vitae, 2000: Teror Ninja & Tawa Gugup di DITP
“CUT! Tunggu dulu. Aku tidak mau, ya, pertunjukan ini ditutup dengan lambang militer! Nyalakan lampunya. Ayo, ngaku, ada polisi di
Baca Lebih Lanjut
“CUT! Tunggu dulu. Aku tidak mau, ya, pertunjukan ini ditutup dengan lambang militer! Nyalakan lampunya. Ayo, ngaku, ada polisi di
Baca Lebih LanjutSejak semula sampai akhirnya memilih untuk berkuliah di Prodi Seni Teater. Saya telah meyakini bahwa teater dapat menjadi sebuah medium
Baca Lebih LanjutMusim semi yang tak ada gunanya, nggak butuh kan? Apalagi yang dapat menjadi pegangan seseorang ketika sudah kehilangan kendali atas
Baca Lebih LanjutRuangan itu merah muda, dominasi warna yang mengingatkan pada daging, bukan pada permen kapas. Redup. Remang. Saya duduk di kursi
Baca Lebih LanjutSetelah dipentaskan di Singapura, Kuala Lumpur, dan Tokyo, lakon Nadirah hadir untuk pertama kalinya di Jakarta dalam rangkaian SIPFest 2026
Baca Lebih LanjutMeskipun diadakan di tengah perlintasan Taman Ismail Marzuki yang ramai dilalui orang, pertunjukan Our Bodies oleh The Sino-Japan Contemporary Performing
Baca Lebih LanjutAda bentuk-bentuk teater yang rasanya tak mudah dipahami hanya dalam sekali tontonan. Dengan kata lain, keadaan dan kondisi ketika kita
Baca Lebih LanjutDalam hiruk-pikuk industri hiburan modern yang dipenuhi oleh efek visual CGI, green screen, dan algoritma media sosial, kita sering lupa
Baca Lebih LanjutBeberapa tahun lalu saya berbincang dengan salah satu warga di satu wilayah tidak jauh dari tempat saya tinggal di Yogyakarta.
Baca Lebih Lanjut1 Sore, dan kau sedikit takut terlambat, takut tertinggal pertunjukan; sebab mesti mengembalikan sesuatu dulu sebelum ke tempat pertunjukan, sebelum
Baca Lebih LanjutAroma dupa mulai terasa ketika malam turun di Pura Mustika Dharma, Cijantung, Jakarta Timur. Hentakan awal gamelan Bali yang dimainkan
Baca Lebih Lanjut