Monolog “Nala” : Konstruksi Kecantikan dan Kompleksitas Emosi
[Fiezu Himmah]. Suara pedihnya nasib perempuan bergema di panggung teater. Ketidakadilan yang melibatkan konsep kecantikan, hadir ibarat pukulan telak yang
Baca Lebih Lanjut
[Fiezu Himmah]. Suara pedihnya nasib perempuan bergema di panggung teater. Ketidakadilan yang melibatkan konsep kecantikan, hadir ibarat pukulan telak yang
Baca Lebih Lanjut[Fiezu Himmah]. Upaya resiliensi perempuan Batak pasca kehilangan suami, hadir di panggung teater. Inilah potret perjuangan seorang ibu yang gigih
Baca Lebih Lanjut[Raihan Robby]. Kematian (Rinrin Candraresmi) dengan tudung hitamnya telah berada di sisi kita. Mata kita dapat melihat ia berjalan perlahan
Baca Lebih Lanjut[Wahyu Kris]. Bahasa, tubuh, dan perkakas adalah ornamen penting yang menggerakkan pementasan teater. Ketiganya saling berjejalin dalam alur cerita sebagai
Baca Lebih Lanjut[Polanco S Achri]. I: Pertunjukan Akhir pekan, dan kau datang ke sebuah performans yang masih jadi satu rangkaian dengan sebuah
Baca Lebih LanjutKita harus menganggap setiap hari tersesat, jika tidak pernah menari setidaknya sekali.– Friedrich Nietzsche [Andy SW]. Seorang lelaki memainkan gitar
Baca Lebih LanjutIn mime, a man can be put in extreme situations of tragedy or comedy.It depends on the inspiration of the
Baca Lebih Lanjut[Rizal Sofyan]. Videotron di bagian belakang panggung menampilkan footage hajatan pernikahan sebagai bagian pembuka dari pertunjukan Adang: Ludens Body karya
Baca Lebih Lanjut[Ahmad Raditya Alam]. Peristiwa politik akhir-akhir ini begitu lekat dengan masyarakat. Dampak kebijakan-kebijakan yang ditetapkan pemerintah sangat terasa hingga akar
Baca Lebih Lanjut[Ekwan Wiratno]. Sebuah kebetulan atau memang sudah takdir semesta bahwa ternyata banyak sekali unsur perempuan di acara Temu Teater Monolog
Baca Lebih Lanjut[Mohamad Ichsanudin Adnan]. Secara sekilas, kesan yang saya tangkap terhadap beberapa pertunjukan Teater Eska adalah bahwa mereka secara konsisten mengambil
Baca Lebih Lanjut