Kersik Duka Swarnadwipa
Tumbang pohon terakhir Berhenti sungai mengalir Baru kau sadar berpikir Surga yang indah berubah menjadi Lautan api.. (The Jeblog- Lautan
Baca Lebih Lanjut
Tumbang pohon terakhir Berhenti sungai mengalir Baru kau sadar berpikir Surga yang indah berubah menjadi Lautan api.. (The Jeblog- Lautan
Baca Lebih LanjutFlea Market, playground, anak-anak dan orang tua yang lalu lalang, menjadi pemandangan ketika memasuki ruang pertunjukan siang itu. Seluruh pintu
Baca Lebih LanjutSelasa malam, 30 September 2025, hujan rintik-rintik turun membasahi Jogja. Namun itu tidak menyurutkan semangat penonton yang datang ke Amphiteater
Baca Lebih LanjutBebunyian berkerumun mengisi celah-celah kosong ruang-sadar kehadiran malam itu. Penonton diarahkan tidak menonton sebagaimana aktivitas yang dialami oleh indera mata.
Baca Lebih LanjutPertunjukan dibuka dengan mematikan seluruh sumber cahaya ruang. Lampu padam mengawali kekosongan yang gelap. Samar terlihat visual cahaya OHP diarahkan
Baca Lebih LanjutSebuah gigs, semacam interupsi. Pertunjukan musik yang mengusik. Ngeswara Vol. 1 “Nada yang Membaca: Puisi Joko Pinurbo dalam Alunan Harmoni”,
Baca Lebih LanjutGemeretak ritme liar Kendang Banyuwangi, lengkingan overblow suling, dan pekikan suara “nging” yang menusuk gendang telinga dari musik komputer beradu.
Baca Lebih LanjutLiar, gelisah, hampa, capek, resah! Diksi-diksi tersebut dilontarkan oleh sekelompok orang secara bersahut sahutan di atas panggung pertunjukan. Tatapan kosong,
Baca Lebih Lanjut[Frengki Nur Fariya Pratama]. Resah. Diksi itu semacam jadi alat gali beragam diksi gejala keserupaan suasana. Mungkin ragu-ragu, resah, risau,
Baca Lebih Lanjut[Galih Suryadmaja]. Wing Sentot Irawan atau yang juga dikenal sebagai Mr. Yoi gelar konser karya Repertoar ภูเขา (Pūkheā) di ajang
Baca Lebih Lanjut[Galih Suryadmaja]. Konsersium 15.11 sebuah pertunjukan yang digagas oleh salah satu grup band ternama di Nusa Tenggara Barat (NTB) Amtenar,
Baca Lebih Lanjut