Jejak Arifin C Noer di Festival Teater Cirebon ke-5, 25-29 April 2019

Poster FTC 2019

Festival Teater Cirebon adalah festival dengan seni pertunjukan teater sebagai materi utamanya, yang digelar setiap tahun sejak tahun 2015 di Gedung Kesenian Nyimas Rarasantang, Komplek Perkantoran Bima, Cirebon. Masih di tempat yang sama, Festival Teater Cirebon Ke-5 (FTC5) akan diselenggarakan pada tanggal 25-29 April 2019 dengan tema “Jejak Arifin C. Noer.”

(Alm) Arifin C. Noer adalah tokoh teater dan film papan atas Indonesia yang lahir dan menghabiskan masa kanak-kanak hingga remaja di Cirebon, sebelum kemudian pindah ke Solo pada masa SMA. Para pengamat menilai bahwa karya dan kesenimanan Arifin penuh semangat kerakyatan, mengangkat kehidupan rakyat kecil yang miskin, dan terpinggirkan, namun secara kuat menggali nilai-nilai prinsipil manusia dan kehidupan. Di samping itu, intensitas berkesenian Arifin yang sangat kuat bersama Teater Ketjil yang didirikannya dinilai telah menancapkan gaya tersendiri dan khas, sehingga ketokohan dan keilmuannya menjadi bahan kajian dan pembelajaran. Cirebon memang patut berbangga akan eksistensi Arifin. Meskipun tidak selama hidupnya tinggal di kota kelahirannya, namun para pengamat menyatakan bahwa semangat kecirebonan Arifin sangat kuat mewarnai karya-karyanya. Dengan mengusung tema ketokohan Arifin C. Noer, kami berharap daya hidup berseni-budaya yang ditumbuh-suburkan Almarhum bisa kami serap sebagai pembelajaran dan pendidikan. Secara khusus, mendengungkan nama besar Arifin C. Noer di Festival Teater Cirebon adalah kebanggaan sekaligus harapan akan kehidupan Cirebon sebagai kota seni, budaya, dan sejarah yang kuat; selain tentu saja penghormatan mendalam bagi seseorang yang telah mengabdikan dirinya secara nyata bagi kehidupan.

Merealisasikan tema tersebut, Festival Teater Cirebon 5 akan menampilkan agenda utama berupa pertunjukan teater, bincang budaya, wisata budaya, serta anugerah budaya.  11 pertunjukan teater dengan lakon karya Arifin C. Noer serta adaptasi dan rekonstruksi lakon karya Arifin C. Noer akan disuguhkan oleh kelompok-kelompok teater dari kota Cirebon dan beberapa daerah Indonesia.

BACA JUGA:  Hibah Seni Kelola 2018, dibuka!

Akan tampil di hari pertama (25/4), Teater Rantai Biru – Cirebon dengan lakon Matahari Di Ujung Jalan Kecil, dan Sunan Panggung Cirebon dengan lakon Tlah Pergi Ia, Tlah Kembali Ia. Pada hari ke-dua (26/4), Studio Teater 50 – Indramayu akan menampilkan lakon Waska, disusul oleh Teater Sariwang – Sulawesi membawakan lakon Ozon. Kisah Cinta Dan Lain-Lain akan dibawakan oleh Teater Samagaha – Banten pada hari ke-tiga (27/4), disusul dengan monolog Prita Istri Kita yang digelar oleh Halaman Budaya Banten, dan monolog Kasir Kita oleh SFN Lab – Lombok. Monolog Kasir Kita akan hadir kembali pada hari ke-empat (28/4), berturut-turut dibawakan oleh Teater Alit – Bogor dan Rawayan Ceta –  Tasikmalaya. Pertunjukan hari keempat akan ditutup oleh Teater Awal Cirebon dengan lakon Interogasi. Pada hari terakhir (29/4) rangkaian kegiatan Festival Teater Cirebon akan ditutup oleh KMT ISBI Bandung dengan lakon Waska Dan Kembarannya, sebuah rekonstruksi tokoh Waska dalam lakon Orkes Madun Jilid 1 dan Orkes Madun Jilid 2.

Agenda bincang budaya, wisata budaya, serta anugerah budaya akan diselenggarakan diantara pertunjukan-pertunjukan pada 2 (dua) hari terakhir festival. Bincang budaya sebetulnya lebih cenderung berupa obrolan ringan dan santai sembari minum kopi di bawah pohon Baujan yang ada di area teater terbuka Gedung Kesenian, dengan topik Arifin C. Noer dan perjalanan kecirebonannya. Dengan format seperti ini, diharapkan perbincangan akan merekatkan ikatan silaturahmi diantara hadirin sesama peserta festival, tokoh undangan, dan masyarakat pelaku serta penikmat seni teater di cirebon, selain tentu saja terjadinya proses dialektika yang sehat dan bermanfaat. Direncanakan, akan hadir sebagai pemantik perbincangan ialah Embie C. Noer (adik Alm Arifin C. Noer), Jajang C. Noer (istri alm Arifin C. Noer), Tatang Ramadhan Bauqie (Penata artistik dan Grafis Teater Kecil), Nano Riantiarno (Surtadara Teater Koma), dan Ratna Riantiarno (Manajer Teater Koma). Mengusung tujuan itulah, agenda bincang budaya ini kami namakan Ngopi Sor-e Baujan (ngopi dibawah pohon baujan) , dan akan dilaksanakan pada tanggal 28 April 2019.

BACA JUGA:  Menonton Latihan Tadashi Suzuki dan SCOT

Salah satu kegiatan pembeda festival kali ini dari tahun-tahun sebelumnya adalah Susur Arifin C. Noer, yakni perjalanan wisata budaya bagi peserta festival dan tamu undangan ke tempat-tempat yang akrab dengan kehidupan Arifin di Cirebon. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada siang hari tanggal 29 April 2019, sebelum malam anugerah budaya pada malam harinya dalam rangkaian acara penutupan Festival Teater Cirebon ke-5. Anugerah budaya ini merupakan penghormatan dan penghargaan dari pemerintah kota Cirebon atas sumbangsih Alm. Arifin C. Noer melaui karya-karyanya yang baik secara langsung maupun tidak langsung telah turut mengharumkan nama Cirebon. Anugerah budaya akan disampaikan oleh Wali Kota Cirebon pada perwakilan keluarga Alm. Arifin C. Noer. Disamping itu, pada saat yang sama pemerintah kota Cirebon juga mempersembahkan anugerah budaya yang sama kepada seorang pelaku seni budaya aktif di Cirebon yang kiprahnya banyak diakui oleh berbagai kalangan seni-budaya di wilayah 3 Cirebon, meskipun aktifitas seninya berada di belakang panggung, yakni Mas Urip (Muhamad Suripno). Diharapkan, malam anugerah budaya sebagai representasi atas pengakuan, apresiasi, penghormatan, dan penghargaan ini bisa digulirkan sbagai agenda berkelanjutan seiring bermaraknya aktifitas seni-budaya, khususnya di Cirebon, sehingga bisa menjadi menjadi pemacu bagi semua kalangan, terutama di Cirebon,  untuk bisa bersinergi sesuai dengan posisi dan porsinya masing-masing dalam rangka membangun kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat bagi semua orang. Berdasarkan agenda yang telah disusun, selain menyampaikan kedua anugerah budaya tersebut, Wali Kota Cirebon juga hadir untuk meresmikan penutupan Festival Teater Cirebon ke-5 tahun 2019 ini.

Penyelenggaraan Festival Teater Cirebon tahun 2019 ini pun diharapkan menjadi salah satu tonggak yang menandai peningkatan kebersamaan para pegiat seni budaya Cirebon, khususnya seni teater, dalam berkolaborasi menciptakan moment-moment estetis yang bermanfaat di Cirebon. Bergabungnya komunitas-komunitas teater Cirebon di dalam kepanitiaan Festival Teater Cirebon kali semakin meyakinkan bahwa Festival Teater Cirebon berpotensi untuk menjadi milik Cirebon dalam pengertian yang sesungguhnya. Sebagai penggagas, pada festival kali ini Teater Tjaroeban bergandengan dengan Teater Roempoet, Teater Rantai Biru, ANKSA SMAN 9 Cirebon, dan PENTARATERS SMKN 2 Cirebon.

BACA JUGA:  Open Call : Hibah Seni PSBK 2018

***

Informasi FTC 5

Jadwal rangkaian acara FTC 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *