Free Summer Academy Program di Bangkok

Panggilan Terbuka bagi seniman dan praktisi lainnya untuk mengikuti “A Free Summer Academy Program” yang dikurasi oleh the Forest Curriculum
Tanggal 1-21 Juni 2019
Di Bangkok, Thailand

Tentang Program:

Program ini mengundang seniman dan praktisi lain dari dalam (Thailand) dan luar negeri, untuk berpartisipasi dalam serangkaian lokakarya yang intensif untuk membahas relasi antara ekologi, dekolonisasi filosofi, dan penelitian artistik yang berfokus pada Asia Tenggara.

Dalam serangkaian sesi dalam 3-4 hari yang dipimpin oleh sekelompok praktisi Internasional, kami mengundak peserta untuk berbagi metodologi yang mereka kembangkan dalam praktiknya, belajar bersama, dan mengembangkan moda baru dalam kerja kolektif. Inti dari hal ini adalah ide penelitian artistik, dan pandangan kritis pada bentuk pengetahuan seperti apa yang memungkinkan kita bekerja dengan atau melakukan produksi melalui ranah seni kontemporer. Daripada berfokus pada struktur hierarkis akademik, akan ditekankan pada berbagi dan dan saling belajar bersama, juga berbagi apa yang menjadi perhatian para peserta.

Program ini berupaya untuk memikirkan medan Zomian (sabuk berhutan pegunungan yang menghubungkan Asia Selatan dan Tenggara) sebagai situs yang mendiami berbagai skala sejarah dan pemikiran kosmologis. Kami berpendapat bahwa Zomia adalah medan tempat Atropochene yang aneh: sebuah proyek geologi yang menempatkan “manusia” sebagai spesies tunggal yang mewarisi planet yang rusak.
Ini untuk menantang wacana planetaritas yang telah mendarah daging ini, desakan pada spesies dan singularitas planet yang beralih ke kosmologi Zomian sebagai cara merumuskan kembali subjektivitas ekologis kita.
Kosmologi melampaui proposisi materialis keras planet ini dan hubungannya dengan pemikiran astronomi. Ini berkaitan dengan teori formatif tentang tanah/materi, hubungan antara sains, mitos dan proses geologis, dan akibat hubungan antara manusia dan non-manusia. Ini mendorong kita untuk terlibat dengan pengetahuan yang berdasarkan pengalaman, tubuh, dan secara konstitutif etik, dari sejarah yang beroperasi pada tingkat molekuler, mengalir pada tingkat sensorik, dan bahkan afektif.

BACA JUGA:  Sasikirana Dance Camp 2017

Untuk edisi kali ini, lokakarya akan dipimpin antara lain oleh:

  • Pujita Guha (Forest Curriculum)
  • Chairat Polmuk (Thailand)
  • Cian Dayrit (Philippines)
  • Arlette Quynh – Anh Tran (Vietnam)
  • Jonas Stuck (Jerman)
  • Huiying Ng (Singapore)
  • dan dibuka oleh Gridthiya Gaweewong (Thailand)

Pendaftaran:
Kirim CV/Portfolio bersama dengan statemen pendek tentang kenapa kamu tertarik mengikuti program ini (300 kata) – dalam bahasa Inggris.
Dokumen dikirim dalam bentuk PDF ke theforestcurriculum@gmail.com

Deadline: 5 Mei 2019

Pengumuman: 12 Mei 2019

Catatan:

Biaya perjalanan dan akomodasi ditanggung oleh peserta sendiri, namun bagi peserta dari luar Bangkok dan atau luar Thailand, penyelenggara bersedia membantu mencarikan akomodasi/penginapan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan peserta.

Program ini didukung oleh:
Art Network Asia
Goethe Institute (Bangkok)
Embassy of Portugal in Bangkok

Informasi sumber: http://theforestcurriculum.com/open-call/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *