Tubuh Pala dan Luka yang Mirah Punya : Ulasan “Karma Puan Karna Pala” – Secret Invitation Movement di Linimasa #5
. Apa yang membuat para penjajah, seperti bangsa Spanyol, Inggris, Portugis dan Belanda menghabiskan berpuluh-puluh tahun untuk melarung dan... Baca lebih lanjut.
Toksik Maskulinitas dalam Rumah Tangga : Ulasan “Ngono Ya Ngono” – GMT Jogjadrama di Linimasa #5
. Bagaimana caranya agar dapat keluar dan memutus hubungan yang dipenuhi oleh kekerasan, baik kekerasan fisik, verbal hingga seksual?... Baca lebih lanjut.
Pagi yang Bening, Cinta yang Hening : Ulasan “Pagi yang Bening” -Teater STEMKA di Linimasa #5
. Dalam salah satu bukunya Pada Masa Intoleransi (2017) Goenawan Mohamad menautkan ucapan seorang linguis yang mengatakan bahwa lidah... Baca lebih lanjut.
Multiverse Dunia (Teater) Anak : Ulasan “Gadis Biji Timun” – Teater Bocah Jogja di Linimasa#5
. Sewaktu kecil, saya adalah seorang penyendiri yang tak mempunyai teman, sebab dalam pikiran saya hidup cerita-cerita yang saya... Baca lebih lanjut.
Masihkah Negara Berkuasa di Hadapan Ibu? : Ulasan “Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga” – Teater Amarta di Linimasa#5
. Konon, meski desas-desus ini tak dapat dibenarkan juga (tetapi banyak yang percaya), bahwa jika ada kabar yang beredar... Baca lebih lanjut.
Yogyakarta Sebagai Ruang, Kosmik dan Jiwa : Catatan untuk Parade Teater Linimasa #5
. Parade Teater Taman Budaya Yogyakarta kembali digelar, sepanjang 23-25 Oktober 2022, para pegiat teater, penonton hingga tukang parkir... Baca lebih lanjut.
Sejarah Indonesia Modern Sekali Klik : Catatan Mengalami Peristiwa Hal-19 Bersama Kalanari Theatre Movement)
. Setelah berhasil mementaskan Hal-19 dalam acara Djakarta International Theater Platform 2021 dan Festival Seni Bali Jani III 2021.... Baca lebih lanjut.
