Kamis, Maret 12, 2026
Bank naskah drama dan teater.
Bank Naskah Drama Teater Indonesia | Unduh Gratis – Gelaran.id

Membutuhkan Naskah Drama? Selamat datang di Bank Naskah Drama Teater Gelaran.Id. Anda diperkenankan mengunduh naskah-naskah tersebut untuk kepentingan Anda baik individual (literasi, riset dll) maupun untuk kepentingan proyek pertunjukan. Kami sangat tekankan agar Anda selalu berusaha untuk menghubungi penulis yang bersangkutan terutama apabila penggunaan naskah tersebut memiliki implikasi publisitas dan atau ekonomi. Anda juga bisa berkontribusi mengirimkan naskah karya Anda kepada kami melalui email : jogjateater@gmail.com

A NIGHT IN ELSINORE | Richard Nathan

Penulis : Richard Nathan
Tahun : 2000
Bahasa : Inggris
“A Night in Elsinore” oleh Richard Nathan adalah konsep ulang modern dari “Hamlet” karya Shakespeare. Bertempat di kastil Elsinore yang ikonik, drama ini memadukan tema ambisi, pengkhianatan, dan pertanyaan eksistensial.Ceritanya mengikuti sekelompok karakter yang bergulat dengan masa lalu dan ambisi mereka saat mereka menjalani malam yang penuh dengan intrik dan ketegangan. Hantu Raja Hamlet muncul, mendesak putranya untuk membalas dendam terhadap Claudius, yang telah merebut takhta. Saat malam tiba, hubungan menjadi tegang, rahasia terungkap, dan karakter terpaksa menghadapi dilema moral mereka sendiri.Adaptasi Nathan mengeksplorasi kedalaman psikologis karakter, memadukan humor gelap dengan refleksi tajam tentang hidup dan mati, yang pada akhirnya mempertanyakan sifat keadilan dan konsekuensi dari balas dendam. Drama ini menangkap esensi karya asli Shakespeare sambil menanamkan relevansi kontemporer, menjadikannya pengalaman yang menggugah pikiran bagi penonton.
DOWNLOAD

ANAI-ANAI | Joko Yulianto

Penulis : Joko Yulianto
Tahun: n.a
Bahasa : Indonesia
Menjelang maghrib, Dongok pulang dari sawah. Merkuri menyala terang di depan rumah pojok desa. Anak-anak saling berkejaran dari rumah satu ke rumah lainnya. Tetangga yang dilewati tidak saling menyapa. Semua senyap menikmati dirinya sendiri.

Nuriyati atau Nur yang sudah 10 tahun menikah dengan Dongok terlihat lebih tua dari perumpuan lain seusianya. Gemar marah-marah kepada Dongok sebagai kekecewaan terhadap kondisi ekonomi keluarga yang tidak kunjung membaik. Kedua anaknya terpaksa putus sekolah. Bahkan salah satunya -Jahar- pernah dipenjara sebab tuduhan begal di sepanjang jalan raya.
DOWNLOAD

ANTIGONE | Sopochles

Penulis : Sophocles
Tahun: 441 SM
Penerjemah : Nn
Sinopsisi : “Antigone” adalah sebuah drama tragedi Yunani karya Sophocles yang menceritakan kisah seorang wanita muda bernama Antigone yang menentang perintah Raja untuk menguburkan saudaranya, Polyneices, yang tewas dalam pertempuran melawan saudaranya sendiri, Eteocles. Antigone percaya bahwa adalah tugasnya untuk menghormati saudara laki-lakinya dengan memberinya penguburan yang layak, apapun konsekuensinya. Drama ini mengeksplorasi tema kesetiaan, keluarga, keadilan, dan pembangkangan terhadap otoritas. Ketika tindakan Antigone memicu perebutan kekuasaan antara moralitas dan tirani, penonton dibiarkan merenungkan kompleksitas sifat manusia dan konsekuensi dari mempertahankan keyakinan seseorang.
DOWNLOAD

BANGKU | Ridho Maulana Yusuf

Penulis : Ridho Maulana Yusuf
Tahun : 2026
Sinopsis : BANGKU merupakan naskah drama reflektif yang berlatar sebuah bangku di ruang terbuka, tempat berbagai manusia datang dan pergi dengan cerita mereka masing-masing. Kala, seorang laki-laki yang sering duduk di bangku itu, bertemu dengan Lara dan tokoh-tokoh lain yang singgah dalam momen-momen sederhana namun bermakna.
Percakapan tentang hujan, diam, toko roti, dan waktu perlahan membuka lapisan-lapisan batin para tokohnya. Bangku menjadi ruang aman untuk berhenti sejenak, mendengarkan, dan menyadari bahwa tidak semua perjalanan harus dijalani dengan tergesa.
Naskah ini berbicara tentang keberanian untuk berhenti tanpa menetap, serta keikhlasan untuk berjalan kembali tanpa melupakan apa yang pernah dirasakan.
DOWNLOAD

BANGUN PAGI BAHAGIA | Andy Sri Wahyudi

Penulis : Andy Sri Wahyudi
Tahun: 2016
Bahasa : Indonesia
Naskah ini berkisah tentang tiga orang yang terbawa arus reformasi yang sedang terjadi di Indonesia. Mereka merasakan dan melakoninya, namun jauh dalam hati mereka tidak mengerti dengan apa yang terjadi. Peristiwa reformasi bagi mereka seperti sebuah pesta kebun atau acara ulang tahun yang hanya menjadi kenangan. Setelah reformasi, orang-orang saling cakar, sikat, dan menjilat kekuasaan. Namun, hal buruk dan memalukan terjadi pada mereka bertiga. Mereka paham sebagai rakyat biasa, hidup mereka dipenuhi ketidaksengajaan dan selalu bersiap untuk kehilangan. Mereka membangun dunia kecilnya dan mendidik diri sendiri untuk bangun pagi bahagia.
DOWNLOAD

BERUANG PENAGIH HUTANG | Anthon P. Chekhov ; Landung R. Simatupang (Penerjemah)

Penulis : Anton P. Chekhov
Tahun : 1888
Bahasa : Indonesia
Penerjemah : Landung R Simatupang
“Beruang Penagih Hutang” adalah versi bahasa Indonesia dari karya Anton Chekhov berjudul “ะœะตะดะฒะตะดัŒ” (Medved’) atau The Bear yang ia tulis pada tahun 1888. Merupakan drama komedi yang mengeksplorasi tema cinta, kehilangan, dan sifat manusia. Chekhov dikenal karena penggambarannya yang mendalam tentang kompleksitas hubungan dan emosi manusia, dan “The Bear” adalah salah satu komedi paling populernya. Versi berikut adalah terjemahan Indonesia oleh Landung Simatupang.
DOWNLOAD

BILA MALAM BERTAMBAH MALAM | Putu Wijaya

Penulis : Putu Wijaya
Tahun : 1965
Bahasa : Indonesia
Bila Malam Bertambah Malam adalah sebuah drama yang ditulis oleh dramawan Indonesia Putu Wijaya. Ceritanya berkisar pada pasangan suami istri, Soegianto dan Murni, yang menghadapi tantangan dalam hubungan mereka karena pergumulan pribadi dan keinginan yang saling bertentangan. Saat malam semakin larut, masalah mereka yang belum terselesaikan muncul ke permukaan, menyebabkan serangkaian konfrontasi dan pengungkapan emosi. Melalui interaksi dan konflik mereka, drama ini mengeksplorasi tema cinta, komunikasi, dan kompleksitas hubungan antarmanusia. Pada akhirnya, “Bila Malam Bertambah Malam” menggali seluk-beluk kehidupan perkawinan dan pencarian pemahaman serta hubungan antara dua individu.
DOWNLOAD

CANGKANG #1: MAYAT-MAYAT CINTA | Agung Wijaya

Penulis: Agung Wijaya
Tahun: 2008
Bahasa: Indonesia
“Cangkang #1: Mayat-Mayat Cinta” karya Agung Wijaya adalah naskah teater yang mengisahkan tentang cinta, kehilangan, dan rahasia yang terpendam. Cerita ini berfokus pada beberapa karakter yang terjebak dalam hubungan yang rumit dan penuh intrik. Melalui dialog yang mendalam dan emosional, penonton diajak untuk merenungkan arti cinta dan konsekuensi dari pilihan yang diambil. Dengan latar yang dramatis dan intens, teater ini menciptakan suasana yang memikat, menggugah emosi, dan mengajak penonton untuk menyelami kompleksitas hubungan antar manusia. Meski tidak bisa sepenuhnya dianggap drama musikal, naskah ini menyertakan lirik-lirik untuk dijadikan lagu pada bagian-bagian opening dan pergantian babak.
DOWNLOAD

CANIBALOGY | Benny Johannes

Penulis: Benny Johannes
Tahun: 2008
Bahasa: Indonesia
Pemenang Sayembara Naskah Drama dari Federasi Teater Indonesia 2009. “Canibalogy” karya Benny Johannes adalah sebuah drama yang mengeksplorasi tema tentang moralitas, manusiawi, dan batasan yang dilanggar dalam situasi ekstrem. Cerita ini berfokus pada sekelompok orang yang terjebak dalam kondisi kritis, di mana mereka terpaksa menghadapi keputusan mengerikan untuk bertahan hidup.

Di tengah situasi yang penuh ketegangan, karakter-karakter dalam drama ini mulai menunjukkan sisi gelap mereka. Dinamika hubungan di antara mereka diuji, dengan konflik batin dan dilema etika yang muncul seiring dengan semakin dekatnya mereka pada tindakan kanibalisme.

Melalui narasi yang provokatif dan dialog yang tajam, “Canibalogy” menggambarkan perjalanan moral para karakter, menghadirkan pertanyaan-pertanyaan mendalam tentang kemanusiaan dan batasan yang dapat diterima dalam menghadapi krisis. Drama ini menantang penonton untuk merenungkan tentang apa yang sebenarnya berarti menjadi manusia ketika semua norma sosial diuji.
DOWNLOAD

CIUT PAS SESAK PAS | Genthong HSa

Penulis: Genthong HSa
Tahun: 2003
Bahasa: Indonesia
Naskah ini adalah Pemenang III Sayembara Naskah Drama Dewan Kesenian Jakarta 2004.
DOWNLOAD

DHEMIT | Heru Kesawa Murti

Penulis: Heru Kesawa Murti
Tahun: 1986
Bahasa: Indonesia
Adaptasi: Agus Suharjoko, S.Sn.
Naskah tersebut menceritakan kaum dhemit yang merasa terancam karena lingkungan tempat tinggalnya dirusak oleh manusia. Drama ini termasuk dalam kategori komedi/satir.
DOWNLOAD

FESTIVAL TOPENG | Budi Ros

Penulis: Budi Ros
Tahun: 2003
Bahasa: Indonesia
“Festival Topeng” mengisahkan tentang kekacauan yang terjadi perihal Festival topeng di Desa Masokambang. Masalah dimulai ketika Mbah Joyo, sang raja festival memutuskan untuk berhenti memakai topeng dan menyatakan bahwa topengnya sekarang adalah wajahnya sendiri. Topeng di dalam pertunjukan ini  menyimbolkan kemunafikan diri yang suka menutupi keburukan dengan kebaikan di depan orang lain. Cerita karya Budi Ros ini bermaksud agar penonton sadar untuk tidak memakai โ€œTopengโ€ kembali setelah melihat pertunjukan ini. Karya ini adalah Pemenang Harapan I Sayembara Naskah Drama Dewan Kesenian Jakarta 2003.
DOWNLOAD

GODLOB | Uje Lelono

Penulis : Uje Lelono berdasarkan cerpen Danarto
Tahun : 1975 (berdasarkan tahun cerpen ditulis)
Bahasa : Indonesia
Sinospsis : Naskah tragedi 3 babak ini memuat adegan tentang situasi setelah perang. Di mana seorang ayah membunuh puteranya yang terluka agar puteranya mendapat gelar Pahlawan. Dalam dialog-dialog tokoh utama terdapat pendapat dan pertanyaan kritis mengenai nasib dan kedudukan rakyat kecil di tengah kehidupan yang diatur oleh orang-orang besar.
DOWNLOAD

GUBERNUR NYENTRIK | Agustan T Syam

Penulis : Agustan T Syam
Tahun : 2007
Bahasa : Indonesia
Sinopsis : Seorang Gubernur yang hidup sederhana bersama istrinya. Ia ingin dikenang oleh rakyat atas jasa-jasanya, kemudian ia membuat sebuah mega proyek yang menuai kontroversi.
DOWNLOAD

JAKARTA 2039 | Seno Gumira Ajidarma

Penulis : Seno Gumira Ajidarma
Tahun : 2001
Bahasa : Indonesia
Sinopsis : Gelisah dan sedihnya sorang perempuan keturunan Tionghoa, yang baru tahu bahwa ia, adalah anak yang lahir dari pemerkosaan di masa tragedi 98.
DOWNLOAD

KANG (Kudeta Damai) | Keshia Sawitri

Penulis : Keshia Sawitri
Tahun : n/a
Bahasa : Indonesia
DONWLOAD

Sinopsis dan Informasi Penting (Dibuat dengan AI)
Kang (Sebuah Kudeta Damai) mengisahkan sebuah gerakan perubahan sosial yang bergerak secara diam-diam, damai, dan sistematis melalui figur misterius bernama Kang. Cerita dibangun dengan alur maju-mundur dan tiga lapisan waktu, memperlihatkan bagaimana perubahan besar justru lahir dari kerja akar rumput.

Kisah dibuka dengan adegan pengejaran terhadap Kang oleh sekelompok massa fanatik bersenjata gelap. Kang memilih berdiam diri dan menyerahkan dirinya demi keselamatan para pengikutnya. Cerita kemudian mundur, memperlihatkan bagaimana jaringan Kang terbentuk.

Melalui tokoh Rana, penonton diperlihatkan konflik rumah tangga akibat kekerasan domestik dan ketimpangan ekonomi. Rana bertemu Nunu, aktivis perempuan yang menjadi bagian jaringan Kang, yang mengarahkan korban kekerasan untuk mendapatkan perlindungan sekaligus membangun kesadaran sosial.

Di sisi lain, Iskandar, DeVito, dan Tirta mewakili gerakan perlawanan ekonomi terhadap perusahaan roti raksasa yang meracuni rakyat dan memonopoli pangan. Mereka memandang Kang sebagai figur kunci yang mampu menggerakkan perubahan tanpa kekerasan.

Sementara itu, dari jalur aparat, Sahib dan Lembing menggambarkan konflik batin aparat negara yang terjebak di antara tugas formal dan nurani kemanusiaan. Sahib diam-diam ikut terlibat dalam jaringan Kang.

Ketiga jalur ini akhirnya bertemu: keluarga, ekonomi rakyat, dan kebebasan sipil. Melalui strategi damai Kang, kekerasan rumah tangga menurun, korban industri pangan membaik, dan ormas fanatik dibubarkan.

Namun keberhasilan ini memicu perlawanan balik. Para pemburu mengepung jaringan Kang. Dalam klimaks cerita, Kang menghilang secara misterius, sementara para pemburu justru saling membunuh karena kebencian dan fanatisme mereka sendiri.

Drama ditutup dengan tiga tokoh inti membacakan Kredo Kudeta Damai, menegaskan bahwa perubahan sejati tidak lahir dari darah dan senjata, melainkan dari kesadaran, kesabaran, dan perjuangan batin manusia.


DAFTAR TOKOH & KARAKTER

TOKOH UTAMA

1. Kang

  • Figur sentral dan simbol gerakan damai.
  • Karakter karismatik, tenang, visioner.
  • Tidak menggunakan kekerasan, tetapi mengatur perubahan sosial secara strategis.
  • Digambarkan misterius, hampir mitologis.
  • Simbol โ€œpemimpin tanpa tahtaโ€.

2. Nunu

  • Aktivis perempuan intelektual.
  • Penghubung korban kekerasan rumah tangga ke jaringan Kang.
  • Rasional, tegas, empatik.
  • Berperan sebagai perekrut dan penggerak sosial tingkat akar rumput.

3. Iskandar

  • Aktivis perlawanan ekonomi rakyat.
  • Emosional, idealis, penuh semangat revolusioner.
  • Korban langsung ketidakadilan industri pangan.
  • Pendukung fanatik strategi Kang.

4. Sahib

  • Aparat kepolisian anti huru-hara.
  • Idealistis, kritis terhadap sistem negara.
  • Terlibat diam-diam dalam gerakan Kang.
  • Representasi konflik moral aparat negara.

TOKOH PENDUKUNG

5. Rana

  • Korban kekerasan dalam rumah tangga.
  • Perempuan kelas bawah yang berjuang mandiri.
  • Simbol perempuan korban sistem patriarki.
  • Pintu masuk penonton ke isu domestik dan ekonomi keluarga.

6. Abang (Suami Rana)

  • Representasi laki-laki patriarkal.
  • Temperamental, posesif, penuh kekerasan verbal dan fisik.
  • Simbol konflik rumah tangga dan maskulinitas toksik.

7. DeVito

  • Aktivis perlawanan industri pangan.
  • Lebih realistis dan berhitung secara strategi.
  • Menjadi penyeimbang emosi Iskandar.

8. Tirta

  • Aktivis yang skeptis.
  • Takut kehilangan logistik dan dukungan.
  • Akhirnya berkhianat dan muncul di kubu pemburu.
  • Simbol oportunisme.

9. Lembing

  • Polisi anti huru-hara.
  • Sinis, pragmatis, humoris.
  • Kontras karakter dengan Sahib.
  • Simbol aparat lapangan yang terjebak sistem.

TOKOH KOLEKTIF

10. Para Pemburu

  • Gabungan ormas fanatik, massa gelap, dan mantan sekutu.
  • Simbol kekerasan, fanatisme, dan ketakutan terhadap perubahan.

11. Ormas Fanatik

  • Representasi ekstremisme sosial.
  • Digunakan sebagai alat kekuasaan dan teror sosial.

CATATAN DRAMATURGI

Naskah ini kuat sebagai:

  • Drama politik-sosial kontemporer
  • Teater kritik kekuasaan
  • Pertunjukan simbolik (semi-epik)
  • Pertunjukan ansambel multi-ruang

Struktur alur non-linear memberi ruang eksplorasi artistik: pencahayaan simbolik, koreografi massa, suara narasi berita, dan transisi ruang imajiner.

KAPAI-KAPAI | Arifin C. Noor

Penulis : Arifin C. Noor
Tahun : 1970
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

SINOPSIS dan Informasi Penting
Kapai-Kapai mengisahkan perjalanan hidup Abu, seorang manusia kecil yang terjebak dalam lingkaran kemiskinan, kerja mekanis, mimpi palsu, dan ilusi kebahagiaan. Sejak kecil Abu dibuai dongeng tentang Cermin Tipu Daya, benda imajiner yang diyakini mampu memberi keselamatan dan kebahagiaan instan. Mitos ini menuntunnya menjalani hidup penuh kepatuhan, eksploitasi, penderitaan rumah tangga, dan keterasingan sosial.

Dalam perjalanannya, Abu berhadapan dengan kekuasaan, waktu, sistem kerja, agama simbolik, nafsu, dan kematian, namun selalu gagal menemukan makna sejati hidup. Pencarian โ€œujung duniaโ€ dan kebahagiaan justru berakhir tragis: Abu akhirnya mati setelah โ€œmencapaiโ€ apa yang selama ini ia kejar.

Drama ini merupakan kritik tajam terhadap modernitas, sistem sosial, eksploitasi manusia, serta ilusi harapan palsu yang terus meninabobokan manusia kecil.


DAFTAR TOKOH / KARAKTER

Berdasarkan daftar Dramatic Personae dalam naskah

TOKOH UTAMA

1. Abu

  • Tokoh sentral cerita.
  • Naif, patuh, penuh harapan palsu.
  • Terjebak dalam sistem kerja, mitos kebahagiaan, dan ilusi sosial.

2. Iyem

  • Istri Abu.
  • Mengalami penderitaan ekonomi, kelaparan, kehilangan anak.

3. Emak

  • Pendongeng mitos โ€œCermin Tipu Dayaโ€.

4. Yang Kelam

  • Representasi kekuasaan, waktu, dan kematian.
  • Mengatur nasib Abu dari balik layar.

5. Bulan

  • Pendamping Emak dan Yang Kelam.

TOKOH PENDUKUNG

6. Majikan

  • Menindas Abu secara verbal dan struktural.

7. Kakek

  • Memberi jawaban metafisik yang tidak membebaskan Abu.

8. Jin

  • Bagian dari lapisan absurditas cerita.

9. Putri

  • Tokoh dongeng.

10. Pangeran

  • Tokoh mitos penyelamat.

11. Bel

  • Personifikasi mesin, sistem kerja, dan otomatisasi.

TOKOH KOLEKTIF / ANSAMBEL

12. Pasukan Yang Kelam : Aparat kekuasaan simbolik.

13. Kelompok Kakek : Massa religius simbolik.

14. Seribu Bulan Yang Goyang-Goyang : Elemen puitik dan erotik simbolik.

15. Gelandangan : Representasi kaum marjinal.

16. Tanjidor dan Kelompok Musik : Elemen teatrikal dan atmosfer pertunjukan.


KASIANAH MERANA | Herlina Syarifudin

Penulis : Herlina Syarifudin
Tahun : 2006
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

SINOPSIS dan INFORMASI PENTING
Betapa berat tanggungan Kasianah dengan 3 orang anaknya dengan rumah ngontrak, sementara dia sendiri hanya seorang buruh tani yang bersuamikan Bulak si tukang ojeg dan suka main perempuan. Penghasilan Kasianah sebagai buruh tak sanggup menghidupi rumah tangganya. Karena si Bulakpun jarang sekali menafkahi keluarganya secara layak karena uang hasil ngojeg selalu habis untuk foya-foya bersama perempuan nakal.

Keinginan Kasianah untuk menceraikan Bulak takkan mungkin bisa dia lakukan karena mengingat amanat almarhum bapaknya. Detik-detik terakhir sebelum bapak Kasianah meninggal dunia, beliau berpesan bahwa Kasianah harus patuh dan taat kepada suami pilihannya. Jangan ada penyesalan di kemudian lantas mengambil jalan pintas dengan menceraikannya. Seberat apapun resiko yang harus ditanggung, harus dilalui dengan sabar dan tegar. Karena patuh kepada suami betapapun buruk perilakunya, itu adalah ibadah.

Kasianah memang telah tertipu oleh sikap manis Bulak di awal usia perkawinan mereka. Tapi menjelang tahun ke-4, barulah sifat asli si Bulak benar-benar terlihat. Bulak bukan hanya buaya darat, tapi juga monyet licik yang selalu pandai berkelit untuk menutupi kebusukannya. Bulak selalu bersikap sopan dan arif pada tetangga sekitar. Terkadang dia juga memberikan petuah yang sok agamis kepada warga sekitar. Jadi tidak ada seorangpun yang tahu akan sifat asli Bulak kecuali istrinya sendiri.

Karena penghasilannya tak mencukupi, Kasianah menjalani profesi sampingan sebagai tukang pijit. Namun profesi sampingannya itu malah membuat malapetaka bagi dirinya. Kasianah dituduh melakukan tindakan yang abmoral dengan kedok tukang pijit. Karena yang memakai jasa dia adalah teman-teman sesama buruh pabrik yang mayoritas pria. Fitnah dan gunjingan dari warga setempat termasuk teman-teman kerja Kasianah di pabrik tak pernah henti meneror ketenangan hidupnya. Suaminyapun percaya dengan rumor yang beredar terhadap istrinya. Malah Bulak semakin senang, karena kedok dia yang sebenarnya dapat tertutupi dengan rapi dengan adanya kasus istrinya. Siksaan batin Kasianah akhirnya membuatnya menjadi gila.

PARA PELAKON :

– Kasianah (ibu rumah tangga, usia 35 tahun)

– Bulak (suami Kasianah, usia 30 tahun)

– 3 orang anak (anak Kasianah dan Bulak, usia sekitar 1 tahun, 2 tahun dan 5 tahun)

– Seorang lelaki (usia 40 tahun)

– 4 orang buruh tani wanita (usia terserah)

– 2 orang wanita nakal (usia 25-30 tahun)

– 3 orang ibu-ibu tetangga Kasianah dan Bulak (usia 40-45 tahun)

– 1 orang wanita sebagai ratu neraca keadilan

*) Untuk orang-orang yang berkerudung hitam dan putih di adegan monolog akhir Kasianah, bisa diambil dari peran buruh wanita, peran wanita nakal dan peran ibu-ibu tetangga.

KERETA KENCANA | Eugene Ionesco ; W.S. Rendra (Penerjemah)

Penulis : Eugene Ionesco
Penerjemah : W.S. Rendra
Tahun : n/a
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

SINOPSIS dan INFORMASI TOKOH
Kereta Kencana mengisahkan sepasang manusia tua โ€” Kakek dan Nenek โ€” yang hidup terasing di sebuah rumah tua yang hampir runtuh. Pada suatu malam, mereka mendengar suara misterius yang memanggil keduanya dan menjanjikan kedatangan sebuah โ€œkereta kencanaโ€ sebagai penjemput menuju akhir kehidupan.

Sambil menunggu waktu tengah malam, pasangan ini larut dalam permainan imajinasi, nostalgia, dialog absurd, dan ingatan masa lalu tentang kejayaan, cinta, kegagalan, dan kebudayaan yang telah hilang. Mereka menyambut tamu-tamu tak terlihat โ€” tokoh-tokoh berpengaruh, pemimpin dunia, hingga Kaisar simbolik โ€” yang seolah memenuhi ruangan, walau secara fisik panggung tetap kosong.

Menjelang klimaks, suasana semakin sakral dan surreal. Ketika bunyi kereta akhirnya terdengar, Kakek dan Nenek bersiap menghadapi kematian dengan penuh emosi, cinta, dan penerimaan. Drama berakhir ketika keduanya rubuh bersamaan, meninggalkan kesunyian yang menjadi simbol kehampaan manusia modern, absurditas hidup, dan kegagalan komunikasi antar manusia.

DAFTAR TOKOH / KARAKTER

TOKOH UTAMA

1. Kakek (Henry)

  • Tokoh sentral laki-laki.
  • Berusia sangat tua (simbol manusia yang telah melewati zaman).
  • Intelektual yang merasa dilupakan sejarah.
  • Penuh nostalgia, kesepian, dan kerinduan akan pengakuan.
  • Karakter absurd: berganti peran (badut, profesor, pahlawan).

2. Nenek

  • Pasangan hidup Kakek.
  • Emosional, penuh kasih, setia.
  • Menjadi penopang psikologis Kakek.

TOKOH SIMBOLIK / TAK TERLIHAT (DIMAINKAN MELALUI IMAGINASI AKTOR)

Tokoh-tokoh ini biasanya tidak diwujudkan secara fisik, tetapi dihadirkan lewat reaksi Kakek dan Nenek:

3. Suara Pemanggil (Suara Kereta)

  • Suara misterius yang memanggil pasangan tua.
  • Simbol kematian, takdir, atau panggilan eksistensial.

4. Perdana Menteri

  • Simbol kekuasaan politik.
  • Representasi dunia yang dulu menghormati Kakek.

5. Kaisar

  • Figur metaforis tertinggi.
  • Simbol kekuasaan absolut, Tuhan, atau kematian itu sendiri.

6. Para Tamu Tak Terlihat

Meliputi figur imajiner:

  • Jenderal
  • Senator
  • Kardinal
  • Menteri
  • Profesor
  • Anak-anak
  • Tokoh masyarakat

➡️ Mereka melambangkan masyarakat, sejarah, dan dunia yang seolah datang โ€œmengucapkan perpisahanโ€.


KIBLAT TANAH NEGERI | Gondhol Sumargiyono

Penulis : Gondhol Sumargiyono
Tahun : 2006
Bahasa : Indonesia (+banyak istilah Jawa)
DOWNLOAD

SINOPSI DAN INFORMASI
Kiblat Tanah Negeri mengisahkan konflik spiritual dan kekuasaan antara Ki Gedhe Lemah Kuning, seorang tokoh spiritual yang mengajarkan pemahaman mistik tentang kehidupan sejati, dengan otoritas kerajaan Unggul Pawenang beserta para sesepuhnya. Ajaran Lemah Kuning yang menekankan konsep โ€œhidup dalam matiโ€ dan penyatuan diri dengan Yang Maha Kuasa menarik banyak pengikut, namun dianggap membahayakan tatanan syariat, stabilitas negara, dan ketertiban sosial.

Ketegangan meningkat ketika utusan kerajaan gagal membujuk Lemah Kuning untuk menghadap. Upaya penjemputan paksa oleh Nila Ambara berujung bentrokan fisik antara prajurit kerajaan dan murid padepokan. Para sesepuh kemudian turun tangan untuk meredakan konflik melalui dialog.

Puncak drama terjadi ketika Lemah Kuning menegaskan pilihannya untuk menempuh jalan spiritual radikal: meninggalkan dunia raga dan โ€œmukswaโ€ (lebur ke dalam kesadaran ilahi). Drama ini menutup dengan peristiwa metafisik tersebut, meninggalkan pertanyaan tentang batas antara kebebasan spiritual, tanggung jawab sosial, dan kekuasaan negara.

DAFTAR TOKOH / KARAKTER

TOKOH UTAMA

1. Ki Gedhe Lemah Kuning

  • Tokoh sentral spiritualis.
  • Karismatik, keras pendirian, radikal secara ajaran.
  • Mengajarkan konsep โ€œgesang sejatiโ€, hidup dalam mati, dan penyatuan dengan Ywang Sukma.
  • Menolak tunduk pada kekuasaan negara.

2. Panembahan Purwa

  • Penguasa Unggul Pawenang.
  • Berusaha menjaga stabilitas melalui para sesepuh.

3. Nila Ambara

  • Senopati kerajaan.
  • Tegas, keras, berorientasi kekuasaan dan ketertiban.
  • Ditugaskan menjemput Lemah Kuning, bahkan dengan paksaan.

4. Jalak Manitis

  • Sesepuh penengah.
  • Bijaksana, diplomatis.

TOKOH SESepuh / PENASIHAT

5. Glathik Pamikat

  • Penasehat spiritual kerajaan.
  • Khawatir terhadap penyimpangan ajaran Lemah Kuning.

6. Bonang Panuntun

  • Tokoh bijak dan moderat.
  • Menekankan kehati-hatian dalam penyebaran ilmu spiritual.

7. Podang Binorehan

  • Sesepuh yang keras menentang Lemah Kuning.
  • Takut hilangnya syariat dan tatanan agama.

8. Gagak Rimang

  • Penasehat kritis.
  • Mewaspadai dampak sosial ajaran mistik.

TOKOH MURID PADEPOKAN

9. Kebo Kenanga

  • Murid utama Lemah Kuning.
  • Loyal, vokal membela guru.

10. Gajah Sora

  • Murid padepokan.
  • Representasi pencari spiritual.

11. Lembu Tanaya

  • Murid padepokan.
  • Aktif dalam konflik fisik melawan prajurit.

TOKOH TAMBAHAN

12. Wilutama

  • Abdi dalem kerajaan.
  • Penghubung komunikasi istana.

13. Kidang Tlangkas

  • Utusan kerajaan.
  • Membawa laporan penolakan Lemah Kuning.

14. Utusan Unggul Pawenang

  • Figur simbolik kekuasaan negara.
KISAH CINTA HARI RABU | Sapardi Joko Damono

Penulis : Sapardi Joko Damono
Tahun : n/a
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Sinopsis:
โ€œKisah Cinta Hari Rabuโ€ adalah drama komedi satu babak yang diadaptasi dari cerpen Anton Chekhov oleh Sapardi Joko Damono. Cerita berpusat pada seorang gadis berusia sekitar 25 tahun yang sangat ingin menikah dan hanya menerima tamu pada hari Rabu karena kepercayaan astrologinya. Suatu pagi Rabu, datang seorang tamu laki-laki yang awalnya disangka sebagai calon suami. Percakapan mereka berkembang menjadi negosiasi pernikahan yang kaku dan penuh syarat, hingga akhirnya terungkap bahwa tamu tersebut hanyalah seorang makelar perjodohan yang mewakili seorang pria lainโ€”yang ternyata seusia ayah almarhum sang gadis. Drama ini menyoroti modernisasi dan โ€œkepraktisanโ€ cinta di masa depan, sambil menyindir birokrasi dan kesepian manusia dalam mencari pasangan.

Tokoh/Karakter:
1. Gadis (G). Usia sekitar 25 tahun. Tinggal sendiri dan sangat ingin menikah. Hanya menerima tamu pada hari Rabu karena keyakinan astrologis.

2. Tamu (T). Usia 35 tahun. Tampaknya datang sebagai calon suami, tetapi sebenarnya adalah makelar perjodohan. Cerdik, praktis, dan hanya mengejar transaksi.

3. Pengung (P). Usia sekitar 40 tahun. Bujang/pelayan di rumah Gadis. Sering berbicara langsung kepada penonton sebagai narator yang menyampaikan pandangan satir tentang โ€œkemajuanโ€ cinta di masa depan (tahun 2010).

KOPRAL WOYZECK | George Buchner ; Drs. Muslich (penerjemah)

Penulis : George Buchner
Penerjemah : Drs. Muslich
Tahun : 1836โ€“1837 (versi asli Buchner)
DOWNLOAD

SINOPSIS
“Kopral Woyzeck” adalah drama ekspresionis yang menggambarkan kehidupan Woyzeck, seorang prajurit rendahan yang hidup miskin dan tertekan. Ia mengalami pelecehan dari atasannya (Kapten) dan dijadikan objek eksperimen oleh seorang Dokter yang kejam. Sementara itu, kekasihnya, Marie, berselingkuh dengan Mayor Tambur yang berpangkat lebih tinggi. Tekanan psikologis, kemiskinan, dan pengkhianatan itu perlahan-lahan menghancurkan kesehatan mental Woyzeck, mendorongnya ke dalam paranoid dan halusinasi. Akhirnya, dalam keadaan putus asa dan kehilangan akal sehat, Woyzeck membunuh Marie. Drama ini berakhir dengan pencarian mayat Marie dan Woyzeck yang hilang (diduga bunuh diri), meninggalkan kesan suram tentang dehumanisasi, ketidakadilan sosial, dan kehancuran manusia oleh tekanan sistem.

Daftar Karakter/Tokoh:

TOKOH UTAMA:

  1. Woyzeck โ€“ Kopral/prajurit rendahan, menjadi objek eksperimen Dokter. Hidup miskin, mengalami gangguan mental, dan akhirnya membunuh Marie.
  2. Marie โ€“ Kekasih Woyzeck, ibu dari anaknya. Terjebak dalam kemiskinan dan berselingkuh dengan Mayor Tambur.
  3. Dokter โ€“ Tokoh otoriter yang menjadikan Woyzeck sebagai subjek eksperimen medis yang tidak etis.
  4. Kapten โ€“ Atasan Woyzeck yang sering merendahkan dan melecehkannya.
  5. Mayor Tambur โ€“ Prajurit berpangkat tinggi yang menjalin hubungan dengan Marie.

TOKOH PENDUKUNG:
6. Andress โ€“ Rekan seperjuangan Woyzeck, sering menemani dan menjadi pendengar.
7. Anak Marie โ€“ Anak dari hubungan Woyzeck dan Marie.
8. Tukang Teriak โ€“ Penjual pertunjukan keliling yang menghibur masyarakat.
9. Orang Yahudi โ€“ Penjual pisau yang menjual senjata pembunuh pada Woyzeck.
10. Margareth โ€“ Tetangga Marie.
11. Pembantu I & II, Orang Sinting, Pelayan Hotel, Anak-anak, Polisi, Hakim, dll. โ€“ Tokoh-tokoh latar yang melengkapi suasana dan konteks sosial dalam drama.

LAUTAN BERNYANYI | Putu Wijaya

Penulis : Putu Wijaya
Tahun : 1980
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Sinopsis Pendek

Lautan Bernyanyi (1980) karya Putu Wijaya berkisah tentang Kapten Leo dan juru masak setianya, Comol, yang terdampar bersama kapal Harimau Laut di pantai Sanur, Baliโ€”sebuah daerah yang dikenal angker dan penuh takhayul. Terisolasi dan menunggu kapal penolong yang tak kunjung datang, Kapten Leo mulai diganggu oleh suara-suara misterius dari laut yang ia sebut “lautan bernyanyi”. Ia yakin ada ancaman gaib, sementara Comol, yang lebih percaya pada cerita-cerita mistis pantai, ketakutan.

Ketegangan meningkat ketika anak buah mereka, Panieka, muncul dengan membawa Dayu Badungโ€”gadis yang ia culik, yang ternyata adalah putri dari Dayu Sanur, seorang dukun perempuan (Leak) yang ditakuti. Kehadiran gadis yang ternyata terjangkit cacar ini membawa malapetaka dan memicu konflik antara rasionalitas Kapten Leo yang skeptis dengan kepercayaan magis masyarakat pantai. Persahabatan, kesetiaan, ketakutan, dan kegilaan diuji dalam keterasingan ini, berujung pada tragedi dan penyesalan di tengah kekuatan alam dan keyakinan yang tak terjangkau akal sehat.


DAFTAR TOKOH

  • SUARA-SUARA (dari pantai): Mewakili para nelayan dan anak buah kapal lainnya yang memanggil-manggil dari darat, serta suara-suara misterius dari laut.
  • KAPTEN LEO: Nahkoda kapal Harimau Laut. Seorang pelaut tua yang tegas, keras kepala, dan berusaha keras mempertahankan rasionalitasnya meskipun perlahan digerogoti kesepian, ketakutan, dan halusinasi.
  • COMOL: Juru masak kapal. Tubuhnya bongkok, polos, mudah percaya pada takhayul, dan sangat setia kepada Kapten Leo. Ia menjadi penghubung antara dunia kapal dan kepercayaan mistis masyarakat pantai.
  • PANIEKA: Anak buah kapal. Suka mabuk dan ceroboh. Dialah yang menyebabkan kapal kandas karena tertidur saat berjaga. Konflik utama dimulai ketika ia melarikan Dayu Badung.
  • DAYU SANUR: Seorang dukun perempuan (Leak) yang sangat disegani dan ditakuti di sepanjang pantai Sanur. Ibunda Dayu Badung. Ia mewakili kekuatan magis dan misteri Bali yang menjadi lawan dari rasionalitas Kapten Leo.
  • DAYU BADUNG: Putri Dayu Sanur yang dilarikan oleh Panieka. Ia terjangkit penyakit cacar, yang dianggap sebagai wabah dan kutukan.
  • ADENAN: Anak buah kapal yang lebih waras dan menjadi penengah. Tinggal di darat dan memahami cara berpikir masyarakat setempat.
  • RUBI: Anak buah kapal lain yang pemalu dan baik hati. Ia menjual gitarnya untuk membantu biaya pengobatan kawannya.
  • DUKUN: Seorang tetua atau dukun laki-laki dari pantai yang akhirnya datang ke kapal. Memiliki hubungan dengan Dayu Sanur dan berusaha menyelesaikan kekacauan dengan caranya.
  • ABU: Anak buah kapal yang disebut-sebut pergi ke Denpasar dan menjadi “bobotoh” (penjudi sabung ayam).
  • DANGIN: Anak buah kapal yang sakit dan akhirnya meninggal karena wabah cacar di pantai.
LELAKON RADEN BEI SURIO RETNO | F. Wiggers

Penulis : F. Wiggers
Tahun : 1901
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Sinopsis Pendek

Drama ini mengisahkan Raden Bei Suryo Retno, seorang Collecteur (pemungut pajak) yang jujur dan sangat menjaga amanah negara. Ia memiliki seorang istri yang terlalu memanjakan anak lelaki mereka, Raden Ongko, yang sedang bersekolah kedokteran di Betawi. Ongko hidup boros, suka berhutang, dan bergaul dengan kalangan yang tidak baik. Ia terus-menerus meminta uang dari orangtuanya, dan sang ibu diam-diam mengambil uang dari kas kecil rumah tangga serta menggadaikan perhiasan Kartani, adik Ongko, demi memenuhi permintaan anak kesayangannya.

Suatu hari Ongko pulang dengan keadaan terdesak karena ia telah menggunakan uang iuran pesta sekolah sebesar 500 ringgit dan kini harus melunasi hutangnya. Sang ayah tegas menolak memberi uang karena semua simpanan di peti besi adalah uang negara yang wajib dijaga. Ia juga sudah muak dengan kebohongan Ongko. Namun, ketika Ongko mengancam akan bunuh diri, sang ibu yang lemah hati akhirnya bersekongkol untuk mengambil uang dari peti besi pada tengah malam. Saat mereka sedang membuka peti, Raden Bei muncul dan menyaksikan perbuatan itu.

Dengan perasaan hancur karena kepercayaannya dikhianati oleh istri dan anaknya sendiri, Raden Bei mengambil uang 500 ringgit dari peti, memberikannya kepada istrinya untuk Ongko, lalu masuk ke kamar dan menembak dirinya. Drama berakhir dengan kesedihan mendalam: sang ibu limbung, Kartani berteriak histeris, sementara Ongko terpaku bagai patung, menyadari bahwa ambisinya telah membunuh ayahnya sendiri.


Daftar Karakter

  1. LOPER KORAN โ€“ Tokoh kecil yang muncul untuk memberikan surat kabar.
  2. RADEN BEI SURYO RETNO โ€“ Seorang Collecteur (pemungut pajak) yang jujur, berumur, berwibawa, dan sangat menjunjung tinggi kepercayaan serta kehormatan. Ia sabar namun tegas dalam prinsip.
  3. ISTERI โ€“ Istri Raden Bei, seorang ibu yang sangat menyayangi anak lelakinya secara berlebihan hingga rela melakukan apa saja, termasuk mengambil uang negara.
  4. RADEN ONGKO โ€“ Anak laki-laki, mahasiswa kedokteran di Betawi. Tampan, pandai bicara, tetapi boros, suka berhutang, dan mudah terpengaruh pergaulan buruk.
  5. KARTANI โ€“ Anak perempuan, adik Ongko. Berhati mulia, sederhana, rela berkorban, dan sangat menyayangi keluarganya.
  6. JURUTULIS โ€“ Pembantu setia Raden Bei yang jujur dan dipercaya. Ia sering menjadi tempat curhat sang majikan.
  7. MAGANG-MAGANG (termasuk Magang Kromo) โ€“ Para pegawai kantor yang membantu pekerjaan administrasi dan penerimaan pajak.
  8. LURAH-LURAH โ€“ Para kepala desa yang datang menyetorkan uang pajak.
MALAM JAHANAM | Motinggo Busye

Penulis : Motinggo Busye
Tahun : 1958
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Sinopsis

“Malam Jahanam” menggambarkan kehidupan keras di sebuah kampung nelayan, di mana tragedi berawal dari kematian burung beo milik Mat Kontan, seorang nelayan yang sombong dan lebih mencintai burungnya daripada keluarga. Kematian burung itu memicu kemarahan Mat Kontan yang bersumpah membunuh pelakunya.

Di balik konflik ini, terungkap hubungan rahasia antara istrinya, Paijah, dengan tetangga mereka, Soleman. Soleman akhirnya mengaku membunuh beo tersebut karena sakit hatiโ€”burung itu kerap menirukan penolakan Paijah terhadapnya. Pengakuan ini berlanjut dengan rahasia lebih besar: anak Paijah yang sakit ternyata adalah anak Soleman, bukan anak Mat Kontan.

Drama berakhir dengan kekacauan: Mat Kontan yang kecewa pergi lalu kembali untuk balas dendam, Utai (pemuda setengah sinting) tewas dalam kejar-kejaran, Soleman melarikan diri, dan anak Paijah meninggal. Cerita ditutup dengan kesedihan dan kegelapan yang menyelimuti kampung itu.


Daftar Tokoh Utama

  • Si Kecil โ€“ Bayi Paijah yang sakit, penyebab konflik tersembunyi.
  • Mat Kontan โ€“ Nelayan sombong, pencinta burung, suami Paijah.
  • Paijah โ€“ Istri Mat Kontan, ibu yang tertekan, memiliki hubungan rahasia dengan Soleman.
  • Soleman (Leman) โ€“ Tetangga, ayah kandung anak Paijah, pembunuh beo.
  • Utai โ€“ Pemuda setengah sinting, sering tertawa tanpa sebab, menjadi korban konflik.
MANGIR | Pramoedya Ananta Toer

Penulis : Pramoedya Anantra Toer
Tahun : 1955
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Sinopsis

Drama “Mangir” karya Pramudya Ananta Toer mengisahkan perlawanan Perdikan Mangirโ€”sebuah wilayah merdekaโ€”melawan ekspansi Kerajaan Mataram di bawah Panembahan Senapati. Tokoh utama, Wanabaya (Ki Ageng Mangir Muda), adalah panglima perkasa yang baru memenangkan pertempuran.

Suatu ketika, Wanabaya jatuh cinta pada Adisaroh, seorang waranggana (penari) cantik yang ternyata adalah Putri Pambayunโ€”putri Senapati yang menyamar sebagai mata-mata Mataram. Keinginan Wanabaya untuk menikahinya ditentang oleh para tetua Mangir, terutama Baru Klinting, yang curiga pada identitas Adisaroh dan takut semangat perang Wanabaya melemah.

Konflik pun pecah antara kesetiaan Wanabaya pada Mangir dan cintanya pada Adisaroh, sementara rombongan penari yang ternyata mata-mata Mataram terus menyulut ketegangan. Drama ini mengungkap pergulatan antara kemerdekaan lokal, tipu muslihat politik, dan cinta yang berbahaya.


TOKOH UTAMA (8 Tokoh)

  1. WANABAYA / KI AGENG MANGIR MUDA
    (Pemuda 23 th, Panglima Perdikan Mangir)
  2. BARU KLINTING
    (Pemuda 26 th, Tetua & Ahli Siasat Mangir)
  3. PUTRI PAMBAYUN (ADISAROH)
    *(Putri 16 th, Mata-mata Mataram)*
  4. SURIWANG
    (Pria 50 th, Pandai Tombak Mangir)
  5. TUMENGGUNG MANDARAKA
    (Pria 92 th, Penasihat Mataram)
  6. PANGERAN PURBAYA
    (Pemuda 20 th, Putra Mahkota Mataram)
  7. DEMANG PATALAN
    (Pria 35 th, Pemimpin Daerah Mangir)
  8. DEMANG JODOG
    (Pria 55 th, Pemimpin Daerah Mangir)

TOKOH PENDUKUNG (5 Tokoh)

  1. KIMONG
    *(Pria 30 th, Mata-mata Mataram)*
  2. TUMENGGUNG JAGARAGA
    (Pria 35 th, Kepala Pasukan Mataram)
  3. TUMENGGUNG PRINGGALAYA
    (Pria 45 th, Kepala Pasukan Mataram)
  4. DEMANG PAJANG
    (Pria 42 th, Pemimpin Daerah Mangir)
  5. DEMANG PANDAK
    (Pria 46 th, Pemimpin Daerah Mangir)

TOKOH TAMBAHAN / FIGURAN (4 Tokoh)

  1. PENCERITA (TROUBADOUR)
    (Narator pembuka)
  2. KI AGENG PAMANAHAN
    *(Pria 90 th, hanya disebut/dalam kilasan)*
  3. PANEMBAHAN SENAPATI
    *(Pria 45 th, hanya disebut/dalam kilasan)*
  4. ANGGOTA ROMBONGAN WIYAGA / PRAJURIT
    (Figuran, tidak berdialog)
MENGAPA KAU CULIK ANAK KAMI | Seno Gumira Ajidarma

Penulis : Seno Gumira Ajidarma
Tahun : 1999
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

SINOPSIS:
“Mengapa Kau Culik Anak Kami?” adalah drama tiga babak karya Seno Gumira Ajidarma yang berlatar tahun 1999. Lakon ini mengisahkan tentang sepasang orang tua paruh baya yang duduk di rumah mereka pada suatu malam, berjuang menghadapi trauma dan ketidakpastian setelah anak bungsu mereka, Satria, seorang aktivis, diculik dan hilang tanpa jejak lebih dari setahun yang lalu.

Melalui percakapan yang intens antara Bapak dan Ibu, drama ini membuka luka kolektif mengenai kekerasan negara di masa lalu (mengacu pada peristiwa 1965-66 dan penculikan aktivis 1997-98). Mereka berdebat tentang ingatan, lupa, dan dosa sebagai bangsa. Ibu terus-menerus mengungkit kekejaman yang pernah ia saksikan semasa kecil dan menuntut agar kejahatan tidak dilupakan. Sementara Bapak berusaha menghindar, tetapi akhirnya terpaksa menghadapi kenyataan pahit bahwa anak mereka menjadi korban dari sistem teror yang sama.

Cerita ini adalah potret kesedihan, kemarahan, dan ketidakberdayaan keluarga korban. Drama ini menggugat mekanisme kekuasaan yang menggunakan penculikan dan penyiksaan sebagai alat, serta mengecam masyarakat yang memilih untuk “pura-pura lupa” atas kekerasan politik yang pernah terjadi.


Daftar Tokoh

BAPAK. Usia sekitar 50 tahun. Berpakaian sederhana: kaos oblong putih dan sarung. Karakternya cenderung pasif, berusaha menghindar dari ingatan buruk dengan dalih “mikul dhuwur mendem jero”. Namun, seiring dialog, ia mulai membongkar mekanisme penyiksaan dan penculikan yang ia bayangkan terjadi.

IBU. Usia sekitar 50 tahun. Berpakaian kain dan kebaya Sumatera.

MURTAD | Muhammad Lutfi

Penulis : Muhammad Lutfi
Tahun : 2024
Bahasa : Indonesia
Sinopsis : Menceritakan tentang Prayogo yang berkembang sujud kepada Ratu Siluman Ular. Keluarga Prayogo menjadi tumbal dari kebiadaban Prayogo. Dan akhirnya yang menjadi tumbal selanjutnya adalah Prayogo sendiri.
DOWNLOAD

NGEK – GENG | Muhammad Lutfi

Penulis : Muhammad Lutfi
Tahun : 2024
Bahasa : Indonesia
Sinopsis : NGEK GENG adalah naskah drama tentang seorang lelaki yang kehilangan kewarasan karena
penyakit Skizofrenia. Baru setahun dia menikah dan mengalami hidup yang bahagia. Dia
temukan makna cinta secara semu. Tetapi semua itu lenyap seolah tidak pernah ada cinta. Dan
hidupnya terus gundah gulana berkeliaran sepanjang malam seperti kelelawar.
DOWNLOAD


NYANYIAN ANGSA | Anton P Chekhov ; Djohan A Nasution (Penerjemah)

Penulis : Anton P Chekhov
Tahun : 1888
Penerjemah : Djohan A. Nasution
DOWNLOAD

Sinopsis :
Seorang aktor gaek, tertidur karena mabuk susai sebuah pementasan. Di tengah malam ia terbangun dan mendapati dirinya sendirian di dalam gedung teater. Ia pun mulai bicara sendiri, membanggakan sekaligus menyesali masa lalunya. Ia bukanlah bintang aktor, tetapi hanya seorang pemain komedi yang hidup sebatang kara. Di tengah lamunannya, ternyata ada seorang pembisik yang juga menginap di gedung itu. mereka berbicara dan si aktor membuka luka-lukanya tentang mantan pujaan hatinya yang mengagumi akting panggungnya tetapi tidak bersedia menikah. Ia juga menumpahjkan kekecewaannya pada penonton, yang bertepuk tangan dan memberikan bunga, tetapi segera setelah pentas usai, penonton pulang tanpa peduli lagi betapa sepinya hidup sang aktor.

Tokoh :
Vasili Svietlovidoff : Seorang komedian berumur 68 tahun
Nikita Ivanitch : Seorang promter (pembisik), orang tua


NYONYA-NYONYA | Wisran Hadi

Penulis : Wisran Hadi
Tahun : 2003
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Sinopsis Pendek

Drama “Nyonya-Nyonya” karya Wisran Hadi berkisah tentang seorang Nyonya yang tinggal di rumah mewah, sementara suaminya (seorang Datuk) terbaring sakit di rumah sakit karena kanker lidah. Sepanjang hari, kediamannya terusik oleh kedatangan Tuan, seorang pedagang barang antik yang licik dan gigih.

Dengan berbagai alasan (hujan, taksi tidak lewat, malaria), Tuan berusaha memaksa diri untuk masuk, mulai dari berdiri di teras, duduk di ruang tamu, hingga akhirnya masuk ke kamar Nyonya. Setiap kali diusir, Tuan menggunakan siasat dagangnya: ia membeli bagian-bagian rumah Nyonya secara paksa (marmer teras, kursi tamu, kursi makan, bahkan tempat tidur) dengan transaksi tawar-menawar yang absurd dan ancaman akan melaporkan Nyonya ke pengadilan. Nyonya yang sangat khawatir akan “nama baik” dan “ekor” (implikasi buruk/gosip) akhirnya terus menerus terpaksa menjual barang-barangnya.

Konflik memuncak dengan kedatangan para Ponakan (A, B, C) dari suaminya yang menuduh Nyonya telah menghabiskan uang hasil penjualan tanah pusaka keluarga untuk membangun rumah mewah itu. Dengan ancaman pisau dan tipu daya, mereka memeras uang dari Nyonya. Drama ini diakhiri dengan kekacauan ketika Istri Tuan dan para Ponakan menyaksikan Tuan dan Nyonya dalam situasi intim di kamar, yang memicu kejaran dan teriakan.

Drama ini merupakan satir gelap yang mengkritik mentalitas materialistis, kedok “perdagangan”, hipokrisi sosial, dan obsesi terhadap penampilan serta nama baik di tengah konflik keluarga yang rumit.


Daftar Pemain / Tokoh

  1. NYONYA
    • Istri muda dari seorang Datuk tua yang sakit. Tinggal di rumah mewah. Sangat terobsesi dengan nama baik dan takut pada gosip (“ekor”). Meski awalnya tegas, ia mudah terpaksa dan dimanipulasi melalui transaksi uang.
  2. TUAN
    • Pedagang barang antik yang lihai, manipulatif, dan tak kenal malu. Dengan dalih-dalih yang dicari-cari, ia terus menerobos batas privasi Nyonya. Senjata utamanya adalah “hukum perdagangan” dan ancaman melaporkan ke pengadilan. Sering berkata “Tidak percaya? Tanya istri saya.
  3. ISTRI
    • Istri dari Tuan. Karakter yang keras dan mudah naik pitam. Ia datang mencari suaminya dan memaksa untuk membawa pulang kursi yang dibeli Tuan.
  4. PONAKAN A
    • Kemenakan (lelaki/perempuan) dari suami Nyonya (Datuk). Yang pertama datang menagih uang tanah pusaka dengan ancaman pisau. Sempat mencuri uang hasil penjualan marmer Nyonya.
  5. PONAKAN B
    • Kemenakan lainnya. Bekerja sama dengan Ponakan C untuk memeras Nyonya dengan siasat palsu seolah-olah Datuk telah meninggal dan meninggalkan bukti tertulis.
  6. PONAKAN C
    • Kemenakan yang paling banyak bicara dan menjadi penggerak dalam rencana pemerasan bersama Ponakan B. Mengaku paling berjasa dalam penyusunan siasat.
  7. DATUK
    • Suami tua Nyonya yang sakit kanker lidah dan dirawat di rumah sakit. Tidak pernah muncul di panggung, tetapi menjadi pusak konflik (uang tanah pusakanya) dan objek ratapan para kemenakan.

Catatan: Naskah ini ditulis dengan gaya khas Wisran Hadi yang banyak menggunakan dialog panjang, repetisi, dan simbolisme (seperti kata “ekor” yang terus diulang). Setting berpindah-pindah: Teras, Ruang Tamu, dan Kamar.

OBROK OWOK-OWOK EBREK EWEK-EWEK | Danarto

Penulis : Danarto
Tahun : 1973
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Sinopsis Pendek

Drama ini berlatar di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, sebuah ruang di mana masa lalu, masa kini, dan masa depan melebur menjadi satu. Kisah berpusat pada Sumirah, seorang juragan batik, yang menjalin hubungan asmara dan bisnis dengan Tommy Hendronegoro, seorang pelukis berbakat. Namun, hubungan mereka terusik oleh desas-desus yang disebarkan oleh Slentem, seorang tukang sapu pasar yang usil dan filosofis, bahwa Tommy juga dekat dengan Kusningtyas, putri seorang Professor Seni Rupa.

Konflik semakin meruncing ketika Professor dengan keras kepala tidak meluluskan ujian Tommy, dengan alasan kriteria artistik yang tidak terpenuhi. Sumirah mencurigai keputusan ini bermotif pribadi terkait hubungan Tommy dengan putrinya. Di tengah kekacauan, Slentem bertindak sebagai “dukun” yang menjual rambut ajaib, yang secara tak terduga mempertemukan dunia Sumirah dan Professor dalam pengalaman supranatural.

Drama ini memadukan realitas pasar dengan elemen absurd, pertengkaran para pengamen tradisional dan modern, intrik cinta segitiga, serta sindiran tajam terhadap dunia seni dan pendidikan, hingga akhirnya semua karakter harus berhadapan dengan perjalanan waktu dan pilihan hidup masing-masing.

Daftar Karakter

TUKANG CLEMPUNG : Pemain clempung (alat musik petik) dalam kelompok pengamen Sariyem.

SLENTEM : Tukang sapu pasar yang cerdik, usil, dan seringkali menjadi narator atau komentator atas semua kejadian. Ia adalah katalisator utama konflik.

TOMMY HENDRONEGORO : Pelukis berbakat, kekasih Sumirah, dan mahasiswa seni rupa yang tengah menghadapi ujian.

SUMIRAH : Juragan Batik di Pasar Beringharjo, pasangan bisnis dan kekasih Tommy.

PROFESOR SENI RUPA : Dosen Tommy, ayah dari Kusningtyas. Seorang akademisi yang keras kepala dan penuh prinsip.

KUSNINGTYAS (TYAS) : Putri Professor, mahasiswi kedokteran, dan gadis yang dikabarkan dekat dengan Tommy.

NYONYA PROFESOR : Istri Professor yang lebih bijaksana dan sering mencoba menengahi kekerasan kepala suaminya.

ATI : Pedagang batik dan sahabat dekat Sumirah yang setia mendampingi dan menasihati.

SARIYEM : Seorang Ledek (penyanyi tradisional) dari kelompok pengamen. Ia mewakili seni tradisional.

WARTI : Pengamen dengan cassette tape recorder. Ia mewakili seni modern/populer. Saingan berat Sariyem.

TUKANG KENDANG : Pemain kendang dalam kelompok pengamen Sariyem.

TUKANG SULING : Pemain suling dalam kelompok pengamen Sariyem.

PAGI BENING | Serafin dan Joaquin Alvarez Quintero ; Sapardi Joko Damono (Penerjemah)

Penulis : Serafin dan Joaquin Alvarez Quintero
Tahun : n/a
Penerjemah : Sapardi Joko Damono
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Sinopsis Pendek

Drama satu babak ini berkisah tentang pertemuan dua orang lanjut usia, Donna Laura dan Don Gonzalo, di sebuah taman terbuka di Madrid pada suatu pagi yang cerah. Awalnya mereka bertengkar karena berebut bangku taman dan mengganggu merpati kesayangan Laura. Namun, percakapan mereka berubah arah ketika secara tidak sengaja membahas kenangan tentang Villa Maricella di Valencia.

Melalui obrolan ringan yang diselingi puisi, mereka menyadari bahwa masing-masing adalah mantan kekasih dari masa laluโ€”Laura adalah “Perawan Bagai Perak” yang terkenal itu, dan Gonzalo adalah pemuda yang dulu setiap pagi melemparkan bunga untuknya dari atas kuda. Tanpa mengungkap jati diri secara langsung, mereka justru saling bercerita tentang “kematian tragis” satu sama lain versi fiksi: Gonzalo mengaku bahwa dirinya (saudara sepupunya) tewas di Afrika, sementara Laura mengaku bahwa dirinya (temannya) tenggelam dilanda ombak karena patah hati.

Keduanya memilih untuk tidak membuka identitas asli mereka di usia senja, lebih memilih dikenang sebagai sosok muda yang romantis daripada sebagai orang tua renta di hadapan satu sama lain. Drama ini ditutup dengan kelembutan dan senyum penuh arti saat mereka berpamitan dan berjanji untuk bertemu kembali keesokan harinya.


Daftar Karakter

JUANITO: Pemuda pembantu Gonzalo. Ia membantu Gonzalo berjalan dan sesekali menjadi sasaran kekesalan majikannya.

DONNA LAURA: Wanita tua berusia sekitar 70 tahun. Meski telah lanjut usia, masih tampak sisa-sisa kecantikan masa mudanya. Bermental baik, sedikit cerewet, tetapi lembut hatinya. Ia adalah “Perawan Bagai Perak” yang legendaris dari Villa Maricella.

DON GONZALO: Lelaki tua berusia lebih dari 70 tahun. Agak congkak, tidak sabaran, tetapi sebenarnya sentimental. Ia adalah pemuda yang dulu jatuh cinta kepada Laura dan biasa melempar bunga untuknya.

PETRA: Gadis pembantu Laura yang setia. Masih muda dan lebih tertarik mengobrol dengan tukang kebun daripada menemani majikannya.

PESTA PARA PENCURI | Jean Anoulih ; Rahman Sabur (Penyadur)

Judul Asli: Le Bal des Voleurs
Penulis : Jean Anoulih
Tahun : 1938
Penyadur : Rahman Sabur
Bahasa Indonesia
DOWNLOAD

Sinopsis Pendek

Drama komedi ini berkisah tentang tiga pencuri jalananโ€”Petbun, Piktor, dan Gusdulโ€”yang menyamar sebagai orang kaya dengan tujuan menguras harta kekayaan Nyonya Molen dan keluarganya di sebuah villa mewah. Mereka datang dengan berpura-pura sebagai keluarga bangsawan asing, lengkap dengan sopan santun palsu dan topeng-topeng kebohongan.

Namun, rencana mereka menjadi kacau ketika cinta ikut campur. Gusdul jatuh cinta pada Yeyet, keponakan Nyonya Molen, dan begitupun sebaliknya. Sementara itu, Piktor juga terlibat hubungan rumit dengan Lela, kakak Yeyet. Di tengah intrik pencurian yang gagal, muncul pula dua tokoh konyol, Togar Tua dan Togar Muda, yang juga berniat samaโ€”menguras harta keluarga tersebut.

Puncaknya terjadi ketika Tuan Bapau, seorang pensiunan militer yang curiga, membongkar identitas palsu para pencuri. Namun, drama berakhir dengan kejutan ketika Tuan Bapau tiba-tiba “mengakui” Gusdul sebagai anaknya yang hilangโ€”sebuah kebohongan mulia yang ia ciptakan demi kebahagiaan Yeyet dan Gusdul yang saling mencinta.


Daftar Karakter

GADIS / PELAYAN / POLISI: Karakter-karakter pendukung yang melengkapi adegan.

PETBUN: Pemimpin kelompok pencuri yang menyamar sebagai “Ayah” (Tn. Ahmad Fernando Gomes). Licik, sok berwibawa, namun sering kewalahan menghadapi kekacauan.

PIKTOR: Anggota kelompok pencuri yang menyamar sebagai “Anak Pertama” (Ahmad Tommy). Genit, suka berganti-ganti topeng untuk menarik perhatian Lela.

GUSDUL: Anggota kelompok pencuri yang menyamar sebagai “Anak Kedua” (Ahmad Franky). Paling muda, mudah jatuh cinta pada Yeyet, dan memiliki konflik batin antara profesinya sebagai pencuri dan perasaannya yang tulus.

NYONYA MOLEN: Pemilik villa, kaya raya, dan bersemangat tinggi. Ia adalah pusat dari segala intrik yang terjadi di rumahnya.

YEYET: Keponakan Nyonya Molen yang cantik dan lugu. Jatuh cinta pada Gusdul meskipun tahu ia adalah pencuri.

LELA: Kakak Yeyet, juga keponakan Nyonya Molen. Lebih dewasa dan menjadi objek rayuan Piktor.

TUAN BAPAU: Pensiunan militer, kerabat keluarga. Ia awalnya curiga pada para pencuri dan bertindak sebagai “detektif amatir” yang selalu membawa pluit dan tumpukan kertas penyelidikan.

TOGAR TUA: Seorang bapak-bapak kaya yang juga mengincar Yeyet untuk anaknya. Konyol dan ambisius.

TOGAR MUDA: Anak Togar Tua. Bodoh, penurut, dan berusaha menjadi “Arjuna” demi merebut Yeyet.

PEREMPUAN PENJAJA TEH BOTOL (PPTB): Sebenarnya adalah komplotan pencuri juga. Muncul di awal sebagai penguji.

PINANGAN | Anton P. Chekhov ; Jim Lim dan Suyatna Anirun (Penyadur)

Penulis : Anton P. Chekhov
Judul Asli : ะŸั€ะตะดะปะพะถะตะฝะธะต (Predlozheniye / The Proposal)
Tahun : 1888
Penyadur : Jim Lim & Suyatna Anirun (1958)
DOWNLOAD

Sinopsis Pendek

Drama komedi satu babak ini berkisah tentang Agus Tubagus, seorang bujangan berusia 30 tahun yang datang melamar putri tetangganya, Ratna Kholil (25 tahun), putri dari Rukmana Kholil. Namun, niat baiknya selalu gagal karena pertengkaran konyol yang terus-menerus terjadi.

Pertama, mereka bertengkar soal kepemilikan sebidang tanah bernama Lapangan “Sari Gading”. Agus mengklaim tanah itu miliknya, sementara Ratna dan ayahnya ngotot bahwa tanah itu milik keluarga mereka. Pertengkaran ini membuat Agus yang memiliki penyakit jantung merasa berdebar-debar dan hampir pingsan. Rukmana yang kesal akhirnya mengusir Agus.

Setelah mengetahui bahwa Agus sebenarnya datang untuk melamar, Ratna menyesal dan menyuruh ayahnya memanggil Agus kembali. Namun, pertengkaran kedua segera terjadiโ€”kali ini soal anjing peliharaan: siapa yang lebih baik, si Belang milik Agus atau si Kliwon milik keluarga Ratna. Pertengkaran memanas hingga Agus jatuh pingsan karena serangan jantung. Saat ia sadar, Rukmana segera mempertemukan tangan mereka dan merestui pernikahan. Namun, begitu setuju, Agus dan Ratna langsung bertengkar lagi soal anjing, disaksikan Rukmana yang berkomentar, “Wahhhh, inilah permulaan hidup bahagia sepasang suami-istri!”


Daftar Karakter

AGUS TUBAGUS (30): Tetangga keluarga Kholil yang datang untuk melamar Ratna. Ia seorang pria yang baik tetapi memiliki penyakit jantung sehingga mudah pingsan jika emosi. Ia juga sangat posesif terhadap tanah dan anjingnya.

RUKMANA KHOLIL (60): Seorang pemilik tanah (tuan tanah), ayah dari Ratna. Ia mudah marah, cepat tersinggung, tetapi sebenarnya senang ketika Agus datang melamar.

RATNA KHOLIL (25): Putri Rukmana, gadis yang dilamar Agus. Ia cerdas tetapi juga cepat marah dan keras kepala, terutama jika menyangkut hak milik keluarganya atau soal anjing.

PRESIDEN KITA TERCINTA | Agus Noor

Penulis : Agus Noor
Tahun : 2009
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Presiden Kita Tercinta adalah salah satu pemenang Sayembara Naskah Drama Federasi Teater Indonesia 2009.

Sinopsis Pendek

Drama ini berlatar di sebuah republik fiktif yang dilanda kudeta militer. Kolonel Kalawa Mepaki mengambil alih kekuasaan setelah Presiden sebelumnya tewas tertembak dalam situasi kacau. Dengan liciknya, ia memanipulasi Dewan Senator, membungkam oposisi (Senator Awuk dipaksa merangkak seperti anjing), dan menggandeng Tuan Pitaya Mentalaโ€”seorang hakim konstitusi yang korupโ€”untuk melegitimasi setiap tindakannya.

Untuk meredam gejolak rakyat, Kalawa dan Pitaya menggelar “Pemilu” yang absurd, di mana setiap warga “diwajibkan” mencalonkan diri. Hasilnya, Antawis Maekani, seorang petani lugu dari dusun, terpilih secara tak terduga dan diangkat menjadi Presiden boneka. Antawis yang hanya ingin pulang kampung justru dipaksa duduk di kursi singgasana, diawasi ketat, dan mulai merasakan “kekuatan ajaib” kursi tersebutโ€”benda-benda bisa terbang atas perintahnya.

Di istana, intrik terus bergulir. Lalita Maningka, Ibu Negara yang cerdik dan penuh ambisi, ternyata adalah dalang di balik kudeta. Ia membiarkan suaminya (Presiden lama) terbunuh demi “menyelamatkan negara”. Sementara itu, anak-anak Antawisโ€”Kapilka dan Mulatiโ€”justru menjadi aktivis yang menentang keras rezim boneka ayahnya sendiri. Ketika demonstrasi rakyat makin membahana, kekacauan mencapai puncaknya: Kolonel Kalawa yang cemburu dan terburu nafsu menembak selubung singgasana, tanpa sadar telah membunuh Lalitaโ€”satu-satunya wanita yang ia ingini.

Drama ditutup dengan adegan surreal: setelah Lalita dan Antawis lenyap, Awukโ€”mantan senator yang berubah menjadi anjingโ€”naik ke singgasana, mengenakan mahkota, dan melolong panjang ditemani bulan purnama. Sebuah metafora getir tentang kekuasaan yang pada akhirnya jatuh ke tangan “anjing”.


Daftar Karakter

Tokoh Utama:

  1. KOLONEL KALAWA MEPAKI: Pemimpin kudeta militer. Ambisius, manipulatif, dan percaya pada “koin keberuntungan”-nya. Ia mencintai Lalita, tetapi cintanya bertepuk sebelah tangan.
  2. LALITA MANINGKA: Ibu Negara, janda Presiden yang tewas. Cantik, anggun, namun licik. Ia adalah dalang sebenarnya di balik kudeta dan memegang kendali atas bayang-bayang kekuasaan.
  3. ANTAWIS MAEKANI: Seorang petani lugu dari dusun yang terpilih menjadi Presiden boneka. Sering meludah di mana-mana. Ia terjebak dalam permainan politik yang tidak ia pahami.
  4. TUAN PITAYA MENTALA: Hakim Tinggi Konstitusi yang korup dan oportunis. Ia selalu membela setiap tindakan kudeta dengan dalih “sesuai konstitusi”.
  5. AWUK: Senator yang awalnya berani menentang kudeta, tetapi kemudian dihancurkan karakter dan martabatnya oleh Kolonel Kalawa. Ia berubah menjadi “anjing” yang merangkak dan menggonggong, simbol dari manusia yang direndahkan kekuasaan.

Tokoh Pendukung:

  1. SERDADU / PRAJURIT / ALGOJO: Figur-figur militer yang menjadi alat kekuasaan.
  2. MARANI ANTAWIS: Istri Antawis Maekani, mantan sinden. Ia setia menanti suaminya di dusun.
  3. KAPILKA: Putra Antawis dan Marani. Seorang pemuda aktivis yang menentang rezim ayahnya sendiri.
  4. MULATI: Putri Antawis dan Marani. Juga ikut dalam gerakan perlawanan mahasiswa.
  5. SERSAN SIWAKAN & KOPRAL KINEPAN: Dua serdadu yang bertugas mengawasi Antawis. Mereka akhirnya dieksekusi karena lalai.
  6. ANGGOTA DEWAN SENATOR: Para senator yang kebanyakan penakut dan mudah ditekan oleh militer.
  7. SUARA PENYIAR RADIO / PEMBAWA ACARA: Figur yang mewakili media massa yang dimanipulasi.
  8. RAKYAT / WARGA / PERONDA: Massa yang menjadi korban kebijakan dan eksekusi.
RARE ANGON | Ibed S. Yuga

Penulis : Ibed S. Yuga
Tahun : 2008
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Rare Angon adalah Pemenang Sayembara Naskah Drama Federasi Teater Indonesia 2009.

Sinopsis Pendek

Drama ini adalah interpretasi kontemporer dari folklor Bali tentang tokoh Rare Angon, seorang anak gembala yang melukis sosok gadis imajinernya, Lubangkuri, di atas tanah gembala. Lukisan itu begitu hidup sehingga menjadi perbincangan banyak orang, hingga akhirnya terdengar oleh raja yang berkuasa. Raja menghendaki Lubangkuri untuk dijadikan selirnya, dan Rare Angon dipaksa menyerahkan gadis impiannya.

Di tengah tekanan kekuasaan, Rare Angon akhirnya menyerahkan Lubangkuri kepada raja. Sebagai imbalannya, ia diangkat menjadi raja dan menikahi Lubangkuri. Namun, kebahagiaan itu palsu. Rare Angon mulai digerogoti oleh “penyakit” misteriusโ€”sebuah kegelisahan eksistensial yang perlahan mengubahnya menjadi Dewa Siwa. Di sini, mitos bertabrakan dengan realitas: Lubangkuri bermetamorfosis menjadi Dewi Durga yang marah karena dikhianati cintanya oleh Siwa.

Drama ini bergerak dalam lapisan-lapisan waktu dan ruang yang tumpang tindihโ€”antara dongeng masa lalu dan realitas masa kini yang dikuasai televisi, gawai, dan budaya instan. Seorang nenek berusaha menjaga cucu-cucunya tetap tidur dengan dongeng, namun anak-anak lebih tertarik pada Doraemon dan SMS. Di akhir, semua tokoh melebur dalam pertanyaan tentang identitas, cinta, pengkhianatan, dan bagaimana dongeng perlahan kehilangan tempat di hati manusia modern.


Daftar Karakter

  1. AKU โ€“ Narator sekaligus tokoh yang mencoba menjelaskan kisah Rare Angon kepada penonton. Ia adalah penggembala yang mengagumi Rare Angon, sekaligus representasi dari kesadaran modern yang gamang antara mitos dan realitas.
  2. RARE ANGON โ€“ Anak gembala yang melukis Lubangkuri di atas tanah. Ia adalah tokoh sentral yang mencari cinta ideal, namun terjebak dalam kuasa dan pengkhianatan. Ia juga merupakan jelmaan Dewa Siwa.
  3. LUBANGKURI โ€“ Gadis imajiner yang lahir dari lukisan Rare Angon di atas tanah. Cantik, misterius, dan pada akhirnya menjadi permaisuri raja. Ia bermetamorfosis menjadi Dewi Durga, simbol kemarahan karena cinta yang dikhianati.
  4. DEWA SIWA โ€“ Dewa penguasa dalam mitologi Hindu. Dalam drama ini, ia hadir sebagai entitas yang mengutuk Uma menjadi Durga, dan kemudian menjelma dalam diri Rare Angon.
  5. DEWI DURGA โ€“ Wujud kemarahan Dewi Uma setelah dikutuk Siwa. Ia adalah representasi dari Lubangkuri yang marah dan kecewa, yang vaginanya telah dipindahkan ke telapak kaki sebagai bentuk pengorbanan cintanya pada Siwa.
  6. RAJA โ€“ Penguasa kerajaan yang berkuasa absolut. Ia menghendaki Lubangkuri dan memaksa Rare Angon menyerahkannya. Simbol dari kekuasaan yang menindas dan menelan apa pun yang indah.
  7. SEORANG NENEK โ€“ Figur penjaga dongeng dan tradisi. Ia berusaha menidurkan cucu-cucunya dengan cerita, namun kewalahan menghadapi gempuran budaya populer.
  8. SEORANG ANAK โ€“ Representasi generasi muda yang lebih akrab dengan televisi dan gawai daripada dongeng. Ia terus mencari tivi dan tidak bisa tidur tanpa hiburan instan.
  9. SEORANG IBU โ€“ Figur yang mengarahkan anak-anaknya untuk pergi ke kota, tempat segala “aksesori kehidupan” bisa ditemukan. Simbol dari orangtua yang melepas anaknya ke arus modernitas.
  10. ANAK-ANAK KECIL โ€“ Sekelompok anak yang bermain, memunguti uang receh, dan kadang terbangun dari mimpi buruk. Mereka adalah generasi yang hidup di antara dongeng dan layar kaca.
  11. PASUKAN KERAJAAN โ€“ Para prajurit yang membawa gemuruh dan ketakutan. Mereka menjalankan titah raja dan mengejar Rare Angon.
  12. ORANG-ORANG โ€“ Massa yang berbisik dan mengulang-ulang kata “mahakarya adalah malapetaka”. Representasi dari opini publik yang mudah diarahkan.
  13. BINATANG-BINATANG โ€“ Makhluk-makhluk yang setia mengabdi kepada Dewa Siwa, menjaga pergumulan cinta dan kebencian antara Siwa dan Durga.
  14. SESEORANG โ€“ Figur yang menembang di kejauhan, membawa kutipan dari Serat Cemporet tentang perempuan sebagai “hiasan” bagi para raja.
  15. DAN LAIN-LAIN โ€“ Tokoh-tokoh tambahan yang muncul dalam adegan-adegan kolektif, seperti juru tulis, lurah, dan figuran lainnya.

DRAMA REMAJA


AYAHKU STROKE TAPI NGGAK MATI | Joned Suryatmoko

Penulis : Joned Suryatmoko
Tahun : 2003
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Sinopsis Pendek

Drama ini berkisah tentang sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Mama, dan dua anak mereka, Bram (18 tahun) dan Ema (17 tahun). Kehidupan mereka yang normal dan penuh tawa berubah total ketika suatu pagi di bulan Januari, Ayah tiba-tiba jatuh pingsan dan mengalami stroke hingga lumpuh.

Naskah ini menyoroti perjuangan keluarga tersebut beradaptasi dengan kondisi baru yang penuh keterbatasan. Mama harus berjuang mencari biaya pengobatan, bahkan sampai menjual mobil tanpa sepengetahuan anak-anaknya. Bram, sebagai anak sulung, merasa terpukul dan ingin berhenti kuliah untuk bekerja, namun merasa tidak dipercaya oleh Mama. Sementara Ema berusaha menjadi penengah, namun juga bergulat dengan perasaannya sendiri.

Konflik memuncak ketika rahasia-rahasia kecil (yang disebut “kotak rahasia”) antara Bram dan Ema terbuka, memicu pertengkaran sengit yang semakin merenggangkan hubungan keluarga. Di tengah kepedihan dan kekacauan, sebuah kejutan terjadi: Mama yang kelelahan akhirnya jatuh sakit dan kini harus duduk di kursi roda, menyusul Ayah.

Namun, drama ini tidak berakhir dengan kesedihan. Dalam adegan penutup, Bram dan Ema justru terlihat akrab dan tertawa bersama sambil membereskan rumah, mendorong kursi roda kedua orang tua mereka. Mereka telah menemukan cara baru untuk tetap tegar dan bahagia, menerima kenyataan pahit dengan keberanian dan humor yang menyentuh.


Daftar Karakter

  1. EMA โ€“ Adik perempuan Bram, berusia 17 tahun, seorang pelajar. Ia bertindak sebagai narator yang mengantarkan cerita sekaligus tokoh yang mencoba memahami dinamika keluarganya. Ia memiliki kebiasaan “menawar Tuhan” dalam doanya.
  2. AYAH (Hadi Pranoto) โ€“ Kepala keluarga yang humoris dan gemar meramal pertandingan bola dengan teori “kromosom dan zodiak”. Ia mengalami stroke di awal cerita dan lumpuh, menjadikannya tokoh yang diam namun kehadirannya sangat terasa sepanjang drama.
  3. MAMA โ€“ Istri Ayah yang kuat, pekerja keras, dan penuh kasih. Ia berusaha menyembunyikan kesulitan ekonomi dari anak-anaknya, namun tekanan akhirnya membuatnya jatuh sakit.
  4. BRAM (Bramantyo) โ€“ Anak sulung berusia 18 tahun, mahasiswa baru. Ia merasa bertanggung jawab menggantikan peran Ayah dan ingin bekerja, namun mudah tersulut emosi dan merasa tersisih.
CINTA IS NOT A GAME | H.J. Sriyanto

Penulis : H.J. Sriyanto
Tahun : 2005
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Sinopsis Pendek

Empat remajaโ€”Anto, Bogi, Jony, dan Gatotโ€”terlibat dalam taruhan untuk merebut hati Cinta, seorang gadis yang menjadi idaman banyak cowok di sekolah. Masing-masing dari mereka berusaha mendekati Cinta dengan cara yang licik dan penuh intrik. Persaingan memanas, bahkan berujung pada perkelahian dan pengkhianatan di antara mereka. Namun, rencana tersebut berbalik ketika Dina, pacar Gatot yang juga sepupu Cinta, ikut campur dan membongkar permainan kotor mereka. Drama ini mengkritik cara pandang remaja yang memperlakukan cinta sebagai ajang kompetisi dan permainan, serta menyoroti pentingnya ketulusan dalam hubungan.


Daftar Karakter

  1. Anto โ€“ Remaja yang cerdas tetapi naif dalam urusan cinta. Jujur dan mudah terombang-ambing oleh pengaruh teman.
  2. Bogi โ€“ Pemberani, agak kasar, dan mudah terpancing emosi. Sangat kompetitif dalam taruhan.
  3. Jony โ€“ Kocak, licik, dan suka pamer. Sering menjadi otak di balik strategi pendekatan.
  4. Gatot โ€“ Playboy, manipulatif, dan tidak setia. Pacar Dina yang kemudian ikut dalam taruhan.
  5. Cinta โ€“ Gadis yang menjadi rebutan. Cerdas, cuek, dan tidak mudah terpengaruh rayuan.
  6. Dina โ€“ Sepupu Cinta, cerdas dan penuh perhitungan. Memiliki peran penting dalam membongkar permainan.
  7. Dono โ€“ Teman sekelas yang membantu Bogi, sedikit lugu.
  8. Guru Sastra โ€“ Tokoh dewasa yang terus menerus mengajarkan kisah Sitti Nurbaya sebagai paralel dari kisah cinta remaja.
  9. Bapak Cinta โ€“ Ayah Cinta yang protektif dan tegas.
  10. Bencong โ€“ Karakter di lokalisasi yang mempermalukan Gatot.
HM1L | Puthut Buchori

Penulis : Puthut Buchori
Tahun : 2008
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

HM1L adalah Juara II Lomba Penulisan Naskah Drama Remaja Dewan Kesenian Jawa Timur 2008

Sinopsis Pendek

Seorang gadis belia bernama Sisi harus menanggung aib karena hamil di luar nikah. Ia dikucilkan oleh orang tua, dikeluarkan dari sekolah, dan dijauhi oleh lingkungannya. Dalam keputusasaannya, ia bertemu dengan dua kelompok anak muda yang kontras: kaum Punk yang kasar tetapi ingin menolongnya, dan Kaum Mode yang hedonis namun juga tertarik padanya. Kedua kelompok itu bersaing dan bahkan terlibat perkelahian untuk “merebut” Sisi. Namun, Sisi justru menemukan ketenangan dan penerimaan di tengah Orang-Orang Lorongโ€”komunitas marginal yang sederhana namun penuh kasih. Melalui bimbingan mereka, Sisi menemukan kembali jalan spiritualnya. Namun, beban hidup yang terlalu berat akhirnya merenggut nyawanya. Drama ini menggambarkan ironi kehidupan remaja yang terasing, kritik terhadap kemunafikan sosial, dan pencarian cinta sejati yang hanya ditemukan dalam penerimaan ilahi.


Daftar Karakter

Tokoh Utama:

  1. Sisi โ€“ Seorang gadis remaja yang hamil di luar nikah, terusir dari rumah dan sekolah, mencari penerimaan dan kedamaian.

Kelompok Punk:

  1. Bos Punk-reas โ€“ Pemimpin kaum Punk yang bisu dan hanya berbicara dengan bahasa tak jelas, tetapi memiliki wibawa dan kekuatan spiritual.
  2. Punk Melankolis (P M) โ€“ Anggota Punk yang lembut, mudah menangis, dan menjadi juru bicara kelompok.
  3. Ji-Punk (Punk Genter) โ€“ Sekretaris kelompok Punk, suka berbicara formal dan sok intelek.
  4. Punk Jambu โ€“ Anggota Punk yang pemberani dan siap berkelahi.
  5. PKBN (Punk Kosong Barbunyi Nyaring) โ€“ Anggota Punk dengan julukan unik, ikut dalam perkelahian.
  6. Punk-Sit โ€“ Anggota Punk yang aktif dalam dialog.
  7. PinkPunk โ€“ Anggota Punk dengan gaya feminin, sedikit lebay.

Kelompok Kaum Mode:

  1. Modelia โ€“ Pemimpin kelompok Kaum Mode, modis dan penuh gaya.
  2. Modelini โ€“ Anggota Kaum Mode yang suka debat.
  3. Modena โ€“ Anggota Kaum Mode, ekspresif.
  4. Modeni โ€“ Anggota Kaum Mode, pendukung setia.
  5. Momod โ€“ Anggota yang cukup vokal dan sering memberi ide.
  6. Mudil โ€“ Anggota yang maju saat perkelahian.
  7. Modelo โ€“ Anggota yang menyerukan persatuan.
  8. Kaumode โ€“ Sebutan untuk anggota kelompok Mode secara kolektif.

Orang-Orang Lorong:

  1. Orang 1โ€“6 โ€“ Komunitas marginal yang hidup di lorong, sederhana, religius, dan penuh kasih. Mereka merawat Sisi dan membimbingnya secara spiritual.

Keluarga Sisi:

18. Ibu โ€“ Lebih emosional dan penuh penyesalan, akhirnya menyadari kesalahannya.
19. Ayah โ€“ Sosok otoriter, marah dan kecewa pada Sisi.


KARTINI BERDARAH | Amanatia Junda S

Penulis : Amanatia Junda S.
Tahun : 2008
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Kartini Berdarah adalah Juara I Lomba Penulisan Naskah Drama Remaja Dewan Kesenian Jawa Timur 2008.

Sinopsis
Kartika, seorang gadis remaja pendiam dan kutu buku, mengidolakan RA Kartini. Ia sering membaca buku-buku tentang Kartini dan menjadikannya sahabat khayalan di tengah kesepian dan tekanan dari ibu yang overprotektif. Di sekolah, Kartika menjadi sasaran perundungan oleh Geng Perfumeโ€”Friska, Lena, dan Windiโ€”yang dipimpin oleh Friska, kekasih Malvin, idola sekolah yang juga diam-diam dikagumi Kartika. Suatu hari, sebuah cermin ukiran dari Jepara di kamarnya menjadi medium kemunculan sosok Kartini yang “hidup”. Kartini hadir sebagai sahabat sekaligus pelindung, namun lama-kelamaan kepribadian Kartini mulai mengambil alih diri Kartika. Ketika tekanan dan perundungan mencapai puncaknya, “Kartini Berdarah” muncul sebagai sosok penuntut balas yang membunuh para perunduk satu per satu. Puncaknya, Kartika (dalam kepribadian Kartini) hendak membunuh Friska, tetapi dicegah oleh Resnagaโ€”sahabat setianyaโ€”yang menyatakan cinta. Drama ini mengangkat tema kesehatan mental, kepribadian ganda (dissociative identity disorder), kritik sosial terhadap perundungan, serta distorsi nilai emansipasi.


Daftar Karakter

  1. Kartika โ€“ Gadis 17 tahun, berkacamata besar, rambut dikepang dua, kutu buku, pendiam, dan tertekan. Mengidolakan Kartini hingga mengalami kepribadian ganda.
  2. Kartini โ€“ Sahabat khayalan Kartina. Berwajah keibuan, berkebaya, rambut bersanggul. Sosok pelindung yang berubah menjadi “Kartini Berdarah” yang kejam.
  3. Friska โ€“ Ketua Geng Perfume, 17 tahun, kaya, cantik, sombong, dan sewenang-wenang. Kekasih Malvin.
  4. Lena โ€“ Anggota Geng Perfume, 16 tahun, jangkung, rambut pendek, tomboy, dan suka main tangan.
  5. Windi โ€“ Anggota Geng Perfume, 17 tahun, centil, kurang pandai, dan playgirl.
  6. Resnaga โ€“ Sahabat kecil Kartika, 17 tahun, sederhana, ramah, setia, dan diam-diam mencintai Kartika.
  7. Malvin โ€“ Idola sekolah, 18 tahun, tampan, angkuh, kaya. Kekasih Friska yang menjadi objek cinta Kartika.
  8. Bu Sartika โ€“ Ibu Kartika, 45 tahun, janda, wanita karier, overprotektif, dan memaksakan kehendaknya pada Kartika.
KEBO NYUSU GUDEL | Dheny Jatmiko

Penulis : Dheny Jatmiko
Tahun : 2006
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Kebo Nyusu Gudel adalah nominator Lomba Penulisan Naskah Dram Remaja Dewan Kesenian Jawa Timur 2008.

Sinopsis Pendek

Seorang kakek berusia 80 tahun yang tinggal bersama anak dan menantunya sering mengalami flashback ke masa lalunya sebagai tentara. Di malam hari, ia terbangun dan mengira sedang menghadapi situasi darurat militerโ€”demonstrasi dan kerusuhanโ€”lalu membangunkan seluruh keluarganya untuk bersiaga layaknya pasukan perang.

Anaknya (Bapak) yang lelah setelah bekerja, serta istrinya (Ibu), berusaha menghadapi tingkah kakek dengan sabar. Mereka memahami bahwa ini adalah efek usia tua dan ingatan yang kacau. Sang cucu (Anak) justru menikmati permainan perang-perangan ini.

Di sela-seda kekacauan, kakek juga teringat pada almarhum istrinya (Martha) yang sangat ia cintai. Ibu sering berperan sebagai “nenek” untuk menenangkan kakek dengan tembang-tembang Jawa. Konflik memuncak ketika kakek “terluka” dalam pertempuran imajinernya, dan keluarga harus merawatnya dengan penuh kasih sayang.

Drama ini menggambarkan kerapuhan usia lanjut, ingatan yang berkelindan antara masa lalu dan kini, serta kesabaran keluarga dalam merawat orang tua yang pikun. Judul “Kebo Nyusu Gudel” (Kerbau Menyusu Anak Kerbau) mengandung ironi: orang tua yang seharusnya menjadi teladan, justru bergantung pada anaknya.


Daftar Karakter

  1. Anak (Dimas) โ€“ Cucu kakek, berusia sekitar 10 tahun. Antusias mengikuti “permainan perang” bersama kakek, dan kadang menjadi penghubung antara dunia kakek dan realitas.
  2. Kakek โ€“ Seorang veteran berusia 80 tahun. Ingatannya kacau antara masa lalu sebagai tentara dan masa kini. Kadang menjadi komandan yang galak, kadang menjadi dalang, kadang menjadi suami yang merindukan istrinya.
  3. Bapak โ€“ Anak laki-laki kakek, pekerja kantoran. Lelah dengan rutinitas kerja dan tingkah kakek di malam hari. Ingin istirahat tetapi harus bersabar.
  4. Ibu โ€“ Istri Bapak, menantu kakek. Sangat sabar dan pengertian. Sering berperan sebagai “almarhumah nenek” untuk menenangkan kakek dengan tembang Jawa.

MONOLOG

MATINYA TUKANG KRITIK | Agus Noor

Penulis : Agus Noor
Tahun : 2005
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Sinopsis Pendek

Naskah ini berkisah tentang Raden Mas Suhikayatno, seorang “Tukang Kritik” yang merasa dirinya telah dilupakan oleh sejarah dan masyarakat. Ia hidup dalam kebingungan waktuโ€”terjebak antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Dalam monolognya yang kacau dan penuh ironi, ia mengenang peranannya sebagai pengritik sejak zaman purba hingga era modern, termasuk interaksinya dengan tokoh-tokoh sejarah seperti Gajah Mada, para pendiri bangsa, hingga presiden-presiden Indonesia.

Ditemani oleh Bambang, pembantunya yang setia (dan juga merupakan metafora dari “pelayan rakyat” atau presiden), Denmas Suhikayatno terus menanti sebuah “surat” yang tak kunjung tibaโ€”surat yang akan mengakui jasa dan keberadaannya dalam catatan sejarah. Ia gelisah karena kritiknya tak lagi didengar, perannya mulai dilupakan, dan zaman berubah tanpa membutuhkannya lagi.

Dalam perjalanan waktu yang melompat-lompat hingga tahun 3005, ia menyaksikan dunia yang serba tertib, terkomputerisasi, dan tanpa celah untuk dikritik. Bahkan pembantunya telah digantikan oleh robot. Pada akhirnya, sang Tukang Kritik mati dalam kesunyian, meskipun surat yang dinantinya akhirnya datangโ€”terlambat.

Naskah ini adalah satire filosofis tentang matinya peran kritik dalam masyarakat, kegelisahan intelektual, serta kritik terhadap kekuasaan dan sejarah yang manipulatif.

RACUN TEMBAKAU | Anton P. Chekhov ; Jim Adhi Limas (penerjemah)

Judul asli : “ะž ะฒั€ะตะดะต ั‚ะฐะฑะฐะบะฐ” (O vrede tabaka)
Penulis : Anton P. Ckhekhov
Tahun : 1905
Penerjemah : Jim Adhi Limas
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Sinopsis Pendek

Monolog ini menampilkan Ivan Ivanovich Nyukhin, seorang suami yang tertindas dan dipingit oleh istrinya yang memiliki sekolah musik partikelir serta rumah indekos untuk anak-anak perempuan. Ia tampil di depan audiens untuk memberikan ceramah tentang “bahaya tembakau”, tetapi ceramahnya segera berubah menjadi curhat panjang yang kacau dan menyedihkan.

Di tengah upayanya tampil ilmiah dan berwibawa, Nyukhin terus-menerus terpeleset ke dalam keluhan pribadi: tentang pernikahannya yang menyiksa selama 33 tahun, tentang istrinya yang kejam dan pelit, tentang tujuh anak perempuannya yang belum menikah, tentang kemiskinannya, dan tentang hidupnya yang dihabiskan untuk mengurus rumah tangga, sekolah musik, serta berbagai pekerjaan rendahan.

Ia mengungkapkan bahwa ia pernah muda, punya cita-cita, dan belajar di universitas, tetapi kini ia hanya menjadi “Begong” atau “Cacing” โ€” panggilan istrinya saat marah. Di akhir monolog, ketika sadar istrinya telah datang, ia buru-buru kembali ke topik tembakau dan menutup ceramah dengan sopan, meskipun jiwanya hancur.

Monolog ini adalah satire tragikomik tentang penindasan dalam rumah tangga, kehilangan harga diri, dan kemunafilan sosial.

SARIMIN | Agus Noor

Penulis : Agus Noor
Tahun : 2007
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Sinopsis Pendek

Seorang tukang cerita muncul di atas panggung, memperkenalkan seorang tokoh bernama Sariminโ€”seorang tukang topeng monyet keliling yang sudah 47 tahun menekuni profesi warisan bapaknya. Suatu hari, Sarimin menemukan sebuah KTP di pinggir jalan. Dengan niat tulus, ia pergi ke kantor polisi untuk menitipkan KTP tersebut agar bisa dikembalikan kepada pemiliknya.

Namun, di kantor polisi, Sarimin diabaikan dan disuruh menunggu terus-menerus. Polisi jaga lebih sibuk pura-pura mengetik dan tidur daripada melayaninya. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, bahkan hingga bertahun-tahun, Sarimin tetap menunggu tanpa pernah dipanggil.

Ketika akhirnya seorang petugas menyadari keberadaannya, KTP itu diketahui milik seorang Hakim Agung. Sarimin pun dituduh mencuri dan berniat memeras. Meskipun ia tidak bisa membaca dan hanya berniat baik, ia diinterogasi, diancam dengan berbagai pasal hukum, dan akhirnya ditahan. Seorang pengacara Bensar yang datang membelanya justru lebih sibuk dengan penampilan dan kariernya sendiri, serta membujuk Sarimin untuk mengaku salah demi “kebaikan bersama”.

Monolog ini adalah satire tajam tentang birokrasi yang tak berpihak pada rakyat kecil, hukum yang tajam ke bawah tumpul ke atas, serta ironi “keadilan” di negeri ini. Sarimin menjadi simbol orang kecil yang terjebak dalam sistem yang tak pernah memihaknyaโ€”bahkan ketika ia hanya ingin berbuat baik.

WANCI | Imas Sobariah

Penulis : Imas Sobariah
Tahun : 1996
Bahasa : Indonesia
DOWNLOAD

Sinopsis Pendek

Seorang perempuan bernama Icih Prihatini, yang kini hidup sebagai gelandangan setengah gila di jalanan, bercerita tentang hidupnya yang hancur. Ia lahir dan besar di kampung lokalisasiโ€”sebuah lingkaran setan yang diwariskan turun-temurun dalam keluarganya: neneknya pelacur, kakeknya germo, ibunya juga pelacur, dan bapaknya germo.

Icih berusaha mati-matian keluar dari lingkaran itu. Ia menikah dengan Kang Usup, seorang pria yang mengaku bekerja sebagai satpam, dan mereka pindah ke kota. Hidup Icih mulai bahagia. Ia punya tiga anak: Endang, Eti, dan Aep. Namun kebahagiaan itu runtuh ketika Icih tahu bahwa Kang Usup ternyata juga seorang germo. Usup ditangkap polisi dan masuk penjara.

Icih berjuang sendiri membesarkan anak-anaknya dengan berjualan kue keliling. Namun lingkaran itu kembali datang: Eti diperkosa dan hamil oleh pegawai personalia yang membantunya mendapat kerja, lalu terpaksa menjadi pekerja malam. Endang masuk penjara karena menghajar pemerkosa adiknya, dan setelah bebas ia hidup bersama seorang banci tua dan bersikap kasar. Icih yang putus asa mencoba bunuh diri bersama anak bungsunya, Aep, di rel kereta, tetapi gagal. Sejak itu ia dianggap gila dan kehilangan Aep.

Monolog ini adalah ratapan panjang seorang ibu yang hancur oleh kemiskinan, kekerasan, dan lingkaran kemalangan yang tak terputus. Icih menjadi simbol perempuan kecil yang terus-menerus ditindas oleh sistem, laki-laki, dan takdir yang kejam.


Donasi untuk gelaran.id dan program Adisukma Inisiatif lainnya
Donasi untuk gelaran.id dan program Adisukma Inisiatif lainnya