fbpx

Sandiwara Musikal | Ngono ya Ngono | GMT Jogjadrama

Map Unavailable

Date/Time
Date(s) - 23-10-2022
8:30 pm - 10:00 pm

Location
Concert Hall, Taman Budaya Yogyakarta

Categories


Taman Budaya Yogyakarta, mempersembahkan, GMT Jogjadrama – Sandiwara Musikal Ngono Ya Ngono: Rekonstruksi Balada Si Eni karya sutradara Ahmad Jalidu.

Ngono ya Ngono adalah pertunjukan musikal sederhana (light musical) yang dikembangkan dari lirik lagu “Balada Si Eni” ciptaan Ahmad Jalidu dan Taufik Prasetyo. Karya ini telah dipentaskan pada 2015 dan kini GMT Jogjadrama akan menghadirkannya kembali dengan sentuhan baru dalam ajang Parade Teater Linimasa #5 yang diselenggarakan Taman Budaya Yogyakarta dan Dinas Kebudayaan D.I. Yogyakarta.

Ngono Ya Ngono : Rekonstruksi Balada Si Eni, akan menampilkan para aktor :

  • Wijil Rachmadhani
  • Arief Gogon
  • Sapta Sutrisno
  • Ahmad Jalidu
  • Febrinawan Prestianto
  • Ira Mayasari
  • Ajeng Jovanditya
  • Odon Saridon

dengan aransemen dan ilustrasi musik oleh Jenar Kidjing.

Saksikan dengan GRATIS di:

  • Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta,
  • jl. Sriwedani no. 1 Yogyakart,
  • Minggu 23 Oktober 2022 jam 20.30 WIB (Sesi II setelah Teater Amarta).

Pertunjukan juga akan disiarkan langsung melalui kanal Youtube Taman Budaya Yogyakarta.

Perhatian: Sandiwara ini mengandung kata-kata kasar dan perundungan, penonton anak-anak dan remaja harus didampingi orang tua atau pendamping dewasa.
Tentang Balada Si Eni.

Lagu Balada Si Eni adalah lagu ciptaan Ahmad Jalidu dan Taufik Prasetyo yang dirilis oleh Rannisakustik and Friends dalam album kompilasi “Bertanya Apa Itu Cinta”. Album ini diproduksi atas dukungan dan dampingan dari Rifka Annisa Women Crisis Center dan digunakan sebagai salah satu media campaign untuk kampanya kesetaraan gender dan penghapusan kekerasan terhadap perempuan.

Tentang GMT Jogjadrama.

GMT Jogjadrama adalah kelompok pehobi teater yang didirikan Ahmad Jalidu, Agung Wijaya, Bahrudin F Bolu dkk pada 2005 dengan nama Gamblank Musikal Teater. Pada 2o15 Gamblank Musikal Teater mengubah namanya menjadi GMT Jogjadrama. Meski tidak selalu, tetapi sebagian besar pertunjukan produksi GMT selalu memadukan unsur musik/lagu dan teks/dialog drama. Beberapa karya yang penting dari GMT Jogjadrama : Panggil Aku Aziza (2005), The Light of Ken Dedes (2006), Cangkang #1 Mayat-Mayat Cinta (2008), Cangkang #2 Etalase Boneka-Boneka Kaca (2008), Mahabarata: Kiss Me Please (2009), dan Nyanyian Rimbayana (2012).